Anggota DPR Singgung Kapolda Bakal Isi Jabatan Kabareskrim

Siti Ruqoyah, Eka Permadi
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo dikabarkan telah mengantongi nama calon kapolri pengganti Jenderal Pol Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun. Namun, hingga saat ini DPR belum menerima surat dari Presiden untuk melakukan fit and proper test calon kapolri.

“Setahu saya kami di Komisi III hanya menunggu nama calon kapolri yang diusulkan Bapak Presiden Jokowi. Karena itu memang hak dan kewenangannya,” kata anggota Komisi III DPR RI, Supriansa kepada wartawan, Rabu 6 Januari 2021.

Menurut politikus Partai Golkar itu, selama ini Presiden hanya mengajukan satu nama calon kapolri yang akan di-fit and proper test oleh DPR.

“Dan biasanya nama yang diajukan hanya satu nama saja. Yang selanjutnya pimpinan Komisi III menjadwalkan untuk fit and proper test,” ungkapnya.

Ia enggan berandai andai kapan Presiden akan mengajukan nama calon kapolri ke DPR. Menurutnya, siapa pun nama yang dipilih dan diajukan oleh Presiden ke DPR adalah perwira terbaik di lingkungan Polri.

“Ya, kita tunggu saja siapa pun yang dipilih Bapak Presiden, maka itulah yang terbaik untuk rakyat, bangsa dan negara,” jelasnya.

Dan menurutnya, saat ini semua jenderal berbintang tiga di lingkungan Polri mempunyai peluang. Dan semua jenderal polisi bintang tinggal mempunyai kapasitas dan mumpuni menjalankan tugasnya.

“Saya yakin kader kepolisian yang berbintang tiga semua memiliki kemampuan untuk menjadi kapolri dan wakapolri atau kabareskrim. Sama halnya jika ada kapolda tiba-tiba ditunjuk menjadi kabareskrim dengan posisi bintang tiga atau di mana saja pasti bisa. Itulah kelebihan pengkaderan di institusi kepolisian yang selalu siap pakai,” tuturnya.

Terkait nama-nama yang muncul seperti Komjen Listyo Sigit Prabowo, Komjen Gatot Eddy Pramono, Komjen Agus Andrianto, Komjen Boy Rafli Amar, Irjen Fadil Imran, dan Irjen Mohammad Iqbal. Ia belum bisa memastikan.

"Saya sendiri belum bisa memastikan siapa nama-nama calon kuat yang banyak beredar itu bakal ditunjuk Bapak Presiden. Ya kita tunggu saja ya,” katanya.