Anggota DPRD DKI bandingkan "road bike" dan pemain sepatu roda

Anggota DPRD DKI Ima Mahdiah membandingkan penggemar olahraga sepeda jalan aspal (road bike) yang diberi akses menggunakan jalan raya dengan pemain sepatu roda yang tengah disorot karena menggunakan jalan raya.

"Ini juga menjadi dilema, ketika rombongan road bike diizinkan dan bahkan diberikan akses ke jalan layang di waktu-waktu tertentu, tentu pengguna olahraga sejenis lainnya diberikan hak yang sama juga," kata Anggota Komisi E DPRD DKI itu di Jakarta, Senin.

Politikus PDI Perjuangan itu meminta Pemprov DKI dan Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) DKI Jakarta berkomunikasi agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Ia setuju jika latihan para atlet sepatu roda itu dilakukan di tempat yang sesuai peruntukan sehingga tidak membahayakan keselamatan diri dan orang lain di jalan raya.

"Memang sebaiknya latihan dilakukan di tempat yang sudah disediakan. Jangan sampai nanti terjadi kecelakaan dan akhirnya merugikan pihak atlet maupun pengguna jalan lainnya," ucap Ima.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai warga yang bermain sepatu roda di jalan raya bertindak arogan karena mengganggu keselamatan diri dan orang lain.

"Arogansi di jalan merugikan diri dan banyak orang," kata Riza Patria ketika menanggapi keluhan warganet melalui akun twitter @ArizaPatria dipantau di Jakarta, Senin (9/5).

Sebelumnya, warganet melalui akun twitter @pativ7 mengunggah sejumlah pemain sepatu roda pada siang hari yang melintas di tengah jalan raya.

Ada lebih dari sepuluh orang bermain sepatu roda secara beriringan di tengah aktivitas lalu lintas masyarakat di Jalan Gatot Subroto Jakarta.

Unggahan video singkat berdurasi 44 detik tersebut kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah warganet lainnya.

Mereka pun meminta petugas terkait menindak pemain sepatu roda tersebut termasuk mendorong pemerintah membuat aturan baru.

"Pak Wagub @ArizaPatria mungkin bisa buat aturan baru buat kaum kelas menengah arogan supaya sepatu rodaan mereka tidak mengganggu pengguna jalan lain, membahayakan juga," ucap seorang warganet melalui twitter @mazzini_gsp.

Sementara itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta meminta pemain sepatu roda untuk memanfaatkan Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA) di Sunter, Jakarta Utara.

"Kami persilahkan mereka untuk bermain, beraktivitas roller skate di arena atau lokasi-lokasi yang memang sesuai peruntukkannya, seperti JIRTA di kawasan Sunter," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo.
Baca juga: Polda Metro panggil rombongan pengguna sepatu roda di jalan raya
Baca juga: Pemain sepatu roda diminta manfaatkan JIRTA Sunter
Baca juga: Wagub DKI nilai arogan warga yang bermain sepatu roda di jalan raya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel