Anggota DPRD Dukung Dugaan Kasus Korupsi Damkar Depok Dibongkar

Ezra Sihite, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Ikravany Hilman mengaku siap mendukung penuh aparat untuk mengungkap dugaan korupsi yang menyorot Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) atau Damkar Kota Depok.

“Sementara proses hukum berjalan maka masyarakat sipil adalah membantu mengawasi, supaya proses hukum berjalan adil dan baik,” kata Ikravany dikutip pada Sabtu 24 April 2021

Kemudian Ikra menyatakan apabila ada yang bisa membantu dalam pengungkapan atas dugaan kasus itu maka agar segera sampaikan ke aparat.

“Kalau ada yang bisa membantu penyidik, sampaikan, ya sampaikan ke kejaksaan atau kepolisian yang sekarang sedang bekerja,” ujarnya.

Namun Ikra menegaskan bahwa yang bisa mengungkap kasus itu adalah penegak hukum sendiri.

“DPRD enggak punya kewenangan penyelidikan kecuali ada indikasi awal kita bisa bikin pansus (pansus) angket untuk penyelidikan walaupun hasil pansus angket tetap diserahkan kepada polisi dan Kejaksaan," kata dia.

“Kan mereka sudah bekerja, kita support (dukung) mereka aja supaya diselesaikan agar tidak menjadi bola liar," lanjut dia.

Namun Ikra mengaku tak mau terlalu ambil pusing soal alasan Sandi Butar-butar, pegawai honorer Damkar Depok yang membongkar dugaan korupsi. Yang penting kata dia, kasus korupsi bisa dibongkar.

“Saya sih enggak terlalu pusing ya si Sandi motifnya apa, karakternya gimana saya enggak terlalu pusingin itu. Ini kan sekarang banyak ke situ, ke messenger-nya bukan messagenya," katanya.

Menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu apabila ada pegawai yang sampai bisa buka suara maka memang dimungkinkan ada persoalan di sana.

“Nah maka prinsip hukum enggak mengenal apa motivasi orang. Orang saleh sama brengsek laporannya atas tindak kejahatannya sama nilainya, tinggal terbukti atau tidak," katanya.