Anggota DPRD Jabar Akui Pandemi Covid-19 Bikin Ekonomi Sulit

·Bacaan 1 menit

VIVA - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hilal Hilmawan mengakui bahwa pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada kesehatan, melainkan juga membuat ekonomi masyarakat sulit. Banyak dari mereka mengalami penurunan penghasilan sampai kehilangan pekerjaan.

Kondisi tersebut kemudian menyebabkan mereka kehilangan kemampuan untuk membeli kebutuhan dasar. Ditambah lagi, pandemi ini belum dapat dipastikan kapan akan berakhir.

Oleh karena itu, dia menyebar sejumlah bantuan seperti sembako, buah-buahan, vitamin serta keperluan dapur lainnya kepada warga yang benar-benar membutuhkan atau terkena dampak wabah Covid-19, seperti yang sedang menjalani isolasi mandiri, keluarga yang tengah berduka karena ada familinya meninggal dunia akibat Covid-19, serta warga miskin lainnya.

“Saya berharap bantuan ini dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah melemahnya situasi ekonomi akibat pandemi Covid-19 sehingga bisa menjamin kesehatan dan keselamatan di rumah selama PPKM Darurat,” kata Hilal melalui keterangan tertulis, Kamis, 15 Juli 2021.

Baca juga: Pemerintah Akan Bagikan 11.212 Ton Beras Selama PPKM Darurat

Peraih anugerah KNPI Award 2017 untuk kategori Inspirator Pemuda itu merasakan betul apa yang dialami warga. Sebab, pemuda kelahiran Indramayu, 18 April 1989, ini baru sembuh dari paparan virus corona dan sempat menjalani karantina.

"Semoga yang sedang karantina mandiri bisa segera sembuh dan yang tengah berduka keluarganya diberikan ketabahan dan kesabaran,” katanya.

Tak hanya itu, Pembina Yayasan Hilal Hilmawan Institue (YHHI) serta Kelompok Hilal Makmur Sentosa (Hilmas) itu juga menyediakan kendaraan operasional mobil siaga untuk keperluan masyarakat.

Hilal memang punya cara tersendiri usai sembuh dari virus mematikan, Covid-19, yang penyebarannya kian masif di tanah air. Dia langsung berkeliling menyambangi rumah-rumah warga di Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, pada Rabu, 14 Juli 2021.

Dalam melaksanakan aktivitasnya, politisi Partai Golkar itu ditemani Kuwu Desa Singajaya, Habib Burohman. Ia berangkat pada pagi hari.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel