Anggota DPRD Musi Rawas Ditangkap saat Pesta Narkoba, Ini Respons DPD Golkar Sumsel

Merdeka.com - Merdeka.com - Anggota DPRD Musi Rawas, Sumatera Selatan, F, yang ditangkap saat pesta narkoba bersama empat orang lainnya, ternyata berasal dari Partai Golkar. Dia masih diproses dan ditahan penyidik.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumsel Andie Dinialdie mengaku kaget mengetahui kabar penangkapan itu. Menurutnya, F termasuk kader partai yang cukup berpengaruh di kabupaten itu.

Meski telah memastikan kadernya tersandung kasus narkoba, DPD Partai Golkar Sumsel belum mengambil kebijakan. Sanksi akan diberikan jika kasusnya rampung dan terungkap terbukti melakukan penyalahgunaan barang terlarang itu.

"Kami masih menunggu laporan dari Golkar Musi Rawas terkait kelanjutan kasusnya dan pemeriksaan di Polres Lubuklinggau," ungkap Andie, Selasa (8/11).

Jika benar terbukti bersalah, F dipastikan akan mendapat sanksi tegas berupa pemecatan sebagai anggota DPRD Musi Rawas dan dari keanggotaan partai berlambang beringin.

"Jelas dalam aturan partai, kami tidak main-main dengan narkoba," kata dia.

Serahkan ke Polisi

Wakil Ketua DPD Golkar Sumsel Bidang Media M Nasir mengatakan, pihaknya menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Menurut dia, Partai Golkar konsisten turut membantu pemerintah dalam memberantas narkoba dan memberikan tindakan tegas bagi kadernya.

"Ada beberapa kader yang tertangkap kasus narkoba, semuanya dipecat. Sekarang tinggal bagaimana agar ke depan tidak terjadi lagi, perlu langkah pencegahan," ucap dia.

Diketahui, F ditangkap polisi bersama empat rekannya di sebuah rumah kontrakan di salah satu daerah di Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Lubuklinggau, Senin (7/11) pagi. Mereka diduga sedang menggelar pesta narkoba.

"Iya benar, ada yang kita amankan. Dia (anggota DPRD Musi Rawas) bersama empat orang, inisialnya F," ungkap Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi.

Namun, Harissandi belum menyebutkan kronologis kejadian dan barang bukti yang diamankan. "Masih diinterogasi, dia diamankan di kontrakan," kata dia. [yan]