Anggota DPRD NTB Cekcok dengan Petugas Penyekatan PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Najamuddin Mustafa terlibat cekcok dengan petugas penyekatan PPKM Darurat di pintu masuk Kota Mataram, Kamis, 15 Juli 2021.

Anggota Komisi I DPRD NTB tersebut berdebat dengan petugas kepolisian di pintu penyekatan karena sopir pribadinya tidak diizinkan masuk Mataram lantaran belum divaksin.

Video perdebatan Najamuddin dengan polisi menjadi viral di media sosial. Najamuddin meminta petugas membubarkan diri karena merasa penyekatan saat PPKM Darurat tidak tepat dilakukan.

"Dia (sopir) bagian yang belum mendapatkan vaksin karena di desanya dia baru 800 yang vaksin dari 2 ribu," kata Najamuddin pada petugas kepolisian.

Dia mengatakan petugas penyekatan tidak seharusnya menyuruh masyarakat balik lantaran belum divaksin, karena negara baru menyediakan 80 juta vaksin dari total 275 juta masyarakat Indonesia yang harus divaksin.

"Negara ini baru beli vaksin 80 juta, sementara yang akan divaksin 275 juta jiwa. Anda menjalankan tugas yang anda tidak tahu," ujarnya.

"Apa yang anda lakukan menyuruh orang balik itu salah. Karena negara belum siap menyediakan vaksin 275 juta," katanya.

Karena tidak ada petugas vaksin di lokasi, polisi akhirnya membiarkan Najamuddin Mustafa dan sopirnya lolos masuk ke Mataram.

Baca juga: Tekan Mobilitas saat PPKM Darurat, Lampu PJU di Tangerang Dimatikan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel