Anggota Komisi II DPR RI: Media Siaran Lokal Harus Mampu Sajikan Berita yang Jernih

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Anggota Komisi II DPR RI A. A. Bagus Adhi Mahendra Putra mendorong agar media siaran lokal dapat menyajikan berita yang jernih khususnya terkait isu-isu yang ada di daerah masing-masing. Hal tersebut ia sampaikan saat lokakarya TV dan Radio (TVR) Parlemen, Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI di Denpasar, Bali.

Media siaran lokal juga diharapkan dapat mendorong aspirasi dari masyarakat setempat agar sampai ke pemerintah.

"Harapan saya peran media hadir dalam menyalurkan aspirasi dan melakukan kontrol terhadap pemerintahan," ujar politisi yang akrab disapa Gus Adhi ini, Jumat (29/10/2021).

Menurutnya banyak sektor isu yang patut mendapat prioritas untuk diliput. Untuk Bali misalnya, isu seputar industri pertanian yang sudah lama tenggelam di balik industri pariwisata.

"Ketika kondisi ini (pandemi) kita bersandar pada pariwisata, namun tiangnya malah tengah rebah. Kita tidak care terhadap pertanian, selama ini hanya sorotan kamera saja," ungkapnya.

Padahal jika menilik lebih jauh lagi, industri pertanian yang kokoh dapat turut menyokong sektor pariwisata. Bagus mencontohkan, dengan adanya pertanian maka sebuah konsep desa wisata tentu dapat dikembangkan.

"Kata siapa pariwisata gak bisa wujudkan tanpa pertanian. Jangan bikin desa wisata tapi produknya tidak ada," sebutnya.

Selain itu, Gus Adhi turut mengimbau kepada media siaran lokal untuk turut mengawasi jalannya pemerintahan di daerah. Misalnya lagi terkait pariwisata, media siaran lokal dapat mendalami bagaimana peran dinas pariwisata daerah dalam mengangkat destinasi wisata baru.

"Saya juga ajak teman-teman media semua untuk dapat menjadi media pemerhati lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Sudah seharusnya kita berhenti mengeksploitasi alam berlebihan. Pantai dan hutan harus tetap lestari dan mampu menyejahterakan masyarakat banyak," jelasnya.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel