Anggota Polri Bakal Dapat Ilmu Balap dari IMI

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Belum lama ini, Korps Lalu Lintas Polri mendapat hibah mobil listrik dari Ikatan Motor Indonesia atau IMI. Kendaraan canggih itu dihadirkan, sebagai motivasi bagi Korlantas agar beralih dari ke mobil listrik, sesuai dengan program pemerintah.

Hibah tersebut ternyata hanya awal dari kerja sama antara Polri dengan IMI. Langkah berikutnya yakni terkait pengelolaan Indonesia Safety Driving Center atau ISDC, yang berlokasi di Tangerang, Banten.

Kakorlantas Polri, Irjen Istiono mengungkapkan, dalam kerja sama ini kedua belah pihak menyediakan tenaga pelatih guna meningkatkan keterampilan, pengetahuan, hingga teknik mengemudi kendaraan motor.

"Jadi intinya, pemanfaatan ISDC untuk melatih pengemudi. Lalu, pelatih-pelatih dari Polri juga dapat support dari pelatih profesional. Jadi, teman-teman pembalap juga ada kontribusi untuk melatih di sini," ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Rabu 10 Maret 2021.

Lahan seluas 10 hektare tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk pelatihan tertib berlalu lintas. Termasu juga pertukaran informasi tentang perkembangan otomotif dan olahraga.

"Penting ini, karena Korlantas bertanggung jawab dalam keselamatan umum nasional. Jadi, kami semua berlatih di sini untuk meningkatkan kemampuan mengemudi," tuturnya.

Kakorlantas menjelaskan, ISDC ini tidak hanya ada di Jakarta saja. Beberapa Polda juga sudah menyediakan fasilitas tersebut.

“Manfaatkan sama-sama ini di wilayah. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengemudi di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo berharap kerja sama ini bisa meningkatkan kemampuan pengemudi serta silaturahmi komunitas otomotif.

"Tempat ini akan kami manfaatkan untuk berbagai kegiatan setiap hari libur, setidak-tidaknya Sabtu dan Minggu. Kami ingin ekonomi masyarakat sekitar sini juga bergerak karena adanya kegiatan. Sehingga, ada warga yang bisa berjualan apa saja,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Ketua MPR RI itu.