Anggota TNI Diduga Ditembak Satgas Damai Cartenz, Kodim-Polisi Kirim Tim Investigasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang anggota Kodim 1715/Yahukimo Praka AS menjadi korban penembakan saat polisi membubarkan keributan massa di Dekai, Yahukimo, Papua. Penembakan diduga dilakukan dilakukan anggota Satgas Damai Cartenz.

Kapenrem 172/PWY Mayor Inf Dewa Made DJ mengatakan pihaknya dan Polda Papua membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus penembakan Praka AS.

"Korem 172/PWY bersama Polda Papua telah mengirimkan tim investigasi untuk melakukan penyidikan dan olah TKP untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya," kata Dewa saat dikonfirmasi, Jumat (29/7).

Dewa mengungkapkan, korban bertugas sebagai Tamudi Koramil 03/Kurima Kodim 1715/Yahukimo. Praka AS terkena tembakan pada bagian paha kanan. Dia sudah berada di RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis dan dalam keadaan sadar.

"Identitas korban yaitu Praka AS jabatan sehari-harinya sebagai Tamudi Koramil 03/Kurima Kodim 1715/Yahukimo," ujar Kapenrem 172/PWY Mayor Inf Dewa Made DJ, Jumat (29/7).

Korem 172/PWY berkomitmen dengan Polda Papua bersama-sama menyelesaikan persoalan tersebut sehingga tidak memicu situasi yang tidak kondusif antara dua instansi.

Kondisi di Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua dalam keadaan aman dan terkendali setelah kejadian tersebut.

Kronologi Penembakan

Komandan Korem 172/PWY, Brigadir Jenderal TNI JO Sembiring mengakui, seorang personel TNI AD tertembak saat polisi membubarkan aksi massa di Polsek Dekai, Kabupaten Yahukimo.

"Memang benar Prajurit Kepala AS mengalami luka tembak di bagian paha kiri, Rabu malam (27/7) yang diduga dilakukan anggota Satgas Damai Cartenz. Kami sangat menyesalkan terjadinya insiden itu di tengah makin solidnya hubungan di antara keduanya," katanya.

Berdasarkan laporan yang dia terima insiden itu berawal saat seorang personel TNI AD hendak makan di salah satu warung. Kemudian dia terlibat perselisihan hingga melaporkan hal itu ke Kantor Polsek Dekai di Kabupaten Yahukimo.

Saat berupaya melerai kerumunan orang yang berselisih itulah seorang personel TNI AD terluka. Dan malam harinya keluarga dan teman-temannya mendatangi kantor polsek itu. Sehingga terjadi cekcok dan salah seorang anggota terluka akibat terkena tembakan. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel