Angie, dari Semangka, Pelumas, Apel Malang dan Salak Bali

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kubu terdakwa kasus suap pembangunan Wisma Atlet M Nazaruddin, "menelanjangi" peranan Angelina Sondakh dalam kasus yang menimpa kliennya itu. Tak tanggung-tanggung, untuk keperluan itu, tim penasihat hukum sempat membongkar berkas acara pemeriksaan (BAP) Mindo Rosalina Manullang, terpidana dalam kasus serupa.

Dalam pengakuannya kepada penyidik, Rosa  yang saat itu diperiksa sebagai saksi untuk Nazar mengaku, pada sekitar Februari hingga Maret 2011, beberapa lama berselang setelah dirinya dikenalkan dengan Angie, mantan Putri Indonesia itu mengubunginya untuk meminta bertemu. Dalam pertemuan itu, Angie mengungkapkan adanya utang pekerjaan yang belum dilunasi oleh Nazar dalam hubungan bisnis istri Adjie Massaid itu dengan suami dari Neneng Sri Wahyuni.

"Hitung-hitungan tersisa utang antara Nazar dengan saya yang lalu masih ada sekitar 6 atau 8 miliar. tolong sampaikan dong ke bang Nazar," ujar Angie sebagaimana dikutip Rosa.

Menurut Rosa, saat dirinya meminta catatan atas utang tersebut, Angie menolaknya. Meski begitu, Rosa tetap menyampaikan pesan itu kepada Nazar yang lalu dijawab bahwa mantan anggota Komisi III DPR itu tak memiliki utang lagi dengan Angie. Nazar kemudian justru memberikan Rosa catatan yang dimasukkan ke dalam amplop untuk disampaikan ke Angie.

"Kemudian Nazaruddin menyampaikan kepada saya bahwa Angelina Sondakh meminta semangka tahun lalu. Maksudnya adalah bahwa Angelina Sondakh meminta uang. Selanjutnya pak Nazar menanyakan apakah sudah saya berikan. Saat itu saya jawab bahwa saya menjanjikan untuk memberikan uang kepada Angelina Sondakh keesokan harinya. Tetapi saya meminta untuk membicarakannya terlebih dahulu dengan pak Nazar," kata Rosa.

Uang yang diistilahkan 'semangka' tersebut, kata Rosa, setelah ditanyakannya kepada Angie, kemudian diketahui sebagai utang sisa komitmen yang terutang tahun lalu. Angie merasa tak enak karena ditanyai Ketua Besar (Ketua Banggar) dan Ketua Komisi X karena uang itu tersendat dibayarkan.

Rosa pun kembali ke Nazar dan mendapati jawaban yang sama bahwa bos-nya itu mengaku utang realisasi komitmen tahun lalu dengan Angie sudah selesai dibereskan. Rosa mengaku kembali disuruh membawa catatan untuk diberikan kepada Angie.

Di BAP lain, yaitu BAP tertanggal 6 Oktober 2011, terungkap juga jika Angie pernah meminta uang kepada Rosa melalui fasilitas Blackberry Messenger. Namun kali ini istilah yang digunakan keduanya berbeda. Angie memakai istilah "Pelumas" sebagai pengganti uang.

"So far yg punya lalu aman, yg baru sdg fight, makanya perlu pelumas" tutur Angie dalam BBM nya.

Menurut Rosa, pelumas yang dimaksud Angie itu adalah uang. Uang, kata Rosa, diminta Angie untuk keperluan pembahasan anggaran proyek di Kemenpora. "Sehingga dalam komunikasi tersebut saya sekaligus menanyakan kepada saudari Angelina Sondakh tentang sejauh mana pembahasan mengenai anggaran proyek di Kemenpora karena saya juga ditanyakan oleh pengusaha yang akan melaksanakan proyek-proyek di Menpora," papar Rosa.

"Kemudian dijawab saudari Angelina bahwa pembahasan untuk proyek-proyek yang lalu aman sedangkan yang baru sedang fight, maksudnya adalah proyek-proyek yang lalu artinya yang sudah pernah didapatkan oleh Nazaruddin masih perlu dibahas di DPR," imbuhnya.

Tak hanya "semangka" dan "pelumas", Angie juga menggunakan istilah Apel Malang, Apel Washington, dan salak Bali untuk menyebut uang. "Bu, masih ada apel malang?" tanya Angie.

"Langsung ke salak Bali ya bu," ujar Angie lagi beberapa saat kemudian dan lalu "Apel Washington 5 bungkus besar" katanya.

 

*Baca juga: Kenapa yang Punya Apel Malang dan Washington Bebas?

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat