Angin Segar dari China Bakal Dongkrak IHSG Pekan ini

Raden Jihad Akbar, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menghijau di level 6.088 pada pembukaan perdagangan Senin 19 April 2021. Posisi itu menguat 2 poin atau 0,03 persen, dibanding penutupan perdagangan Jumat 16 April 2021 di level 6.086.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memprediksi bahwa IHSG akan kembali melanjutkan penguatannya pada perdagangan di awal pekan ini.

"Setelah sebelumnya saham-saham di sektor pertanian dan pertambangan naik dua persen dan mampu menahan pelemahan di sektor properti dan keuangan," kata Lanjar dalam riset hariannya, Senin 19 April 2021.

Baca juga: Harapan Besar Anindya Bakrie Jika Terpilih Jadi Ketum Kadin Indonesia

Lanjar menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di China diperkirakan membawa angin positif akan prospek perdagangan internasional di Indonesia.

Secara global, dia juga mengatakan bahwa data ekonomi China itu juga bakal membawa optimisme baru, akan tanda-tanda pemulihan ekonomi di tataran international.

Secara teknikal, IHSG menguat membentuk pola bearish candle dan seakan tertahan pada resistance moving average 20 hari dikisaran 6.093.

Sementara itu Indikator Stochastic dan RSI memberikan momentum pergerakan yang mulai memasuki area overbought. Sedangkan, indikator MACD bergerak positif dengan histogram yang meningkat.

"Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi di awal pekan kembali menguji resistance MA20, sebagai konfirmasi penguatan lanjutan dengan support resistance 6.020-6.116," ujarnya.

Lanjar juga memberikan sejumlah rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, di antaranya yakni ACES, ANTM, DOID, ICBP, INCO, INDF, INDY, PTBA, SRIL.