Angka Covid-19 Masih Tinggi, Pelayanan Polindes di Ogan Ilir Malah Memprihatinkan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Palembang - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sudah mencatat sebanyak 28.992 kasus penularan Covid-19. Di mana, angka kematian sebanyak 1.463 orang dan kasus sembuh di angka 25.727 kasus.

Tingginya lonjakan penularan Covid-19 di Sumsel, membuat pelayanan di fasilitas kesehatan (faskes) di Sumsel sangat dibutuhkan.

Namun sayangnya, beberapa faskes di Sumsel masih jauh dari kata layak. Seperti di Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Maju Jaya, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir Sumsel.

Warga sekitar yang geram dengan buruknya fasilitas di polindes tersebut, akhirnya merekam bangunan polindes yang rusak parah. Video rekaman tersebut pun beredar di media sosial (medsos).

Dalam video tersebut, polindes yang berada di pinggir jalan Desa Maju Jaya Ogan Ilir tersebut, sangat memprihatinkan.

Di depan polindes, banyak tumpukan kayu-kayu yang tak digunakan. Pintu kayu di bagian samping bangunan polindes juga, sudah berlubang dan hanya diganjal kayu.

Bahkan atap bangunan polindes tersebut sudah rusak. Terlebih fasilitas kamar mandi, sangat kumuh dan tidak layak digunakan.

Dalam video tersebut, seorang pria menjelaskan jika keadaan polindes sangat memprihatinkan. Padahal setiap hari, faskes desa tersebut melayani warga yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Mohon perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir. Mungkin pembangunan ini adalah salah satu objek vital," ucap pria pada video tersebut, Sabtu (3/7/2021).

Menurutnya, setiap hari warga di sekitar lokasi polindes selalu datang untuk berobat, atau hanya mengecek kesehatan.

Terlebih di masa pandemi Covid-19, para warga sangat membutuhkan layanan kesehatan yang berkualitas. Namun hal tersebut sangat jauh dari harapan, karena faskes desa itu tidak memadai.

Minta Segera Direnovasi

Kondisi toilet yang sangat kotor, di polindes di Desa Maju Jaya di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)
Kondisi toilet yang sangat kotor, di polindes di Desa Maju Jaya di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)

“Warga mengharapkan ini didahulukan, karena berkaitan dengan kesehatan dan pelayanan warga. Apalagi saat ini, masih dalam suasana pandemi Covid-19."

Dia pun meminta Pemkab Ogan Ilir dan instansi terkait, agar bisa melakukan renovasi ke polindes tersebut.

Jika tidak bisa direnovasi, warga di Desa Maju Jaya Ogan Ilir, bisa mendapatkan solusi tempat pelayanan kesehatan yang baik.

"Kalau seperti ini bagaimana mau melayani warga dengan baik. Tempatnya saja sangat memprihatikan. Sebelum ada korban, sebaiknya ditanggulangi pemerintah secara cepat,” katanya.

Pelayanan 4 Hari

Bangunan polindes di Desa Maju Jaya Kabupaten Ogan Ilir Sumsel yang memprihatinkan (Liputan6.com / Nefri Inge)
Bangunan polindes di Desa Maju Jaya Kabupaten Ogan Ilir Sumsel yang memprihatinkan (Liputan6.com / Nefri Inge)

Bastem, seorang warga Desa Maju Jaya Ogan Ilir menuturkan, tenaga kesehatan yang berdinas di Polindes Maju Jaya hanya melayani warga selama empat hari saja.

"Senin sampai Kamis masuk. Jumat, Sabtu, Minggu tidak (masuk), libur. Bangunannya juga padahal kokoh, tapi atapnya rusak semua,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ogan Ilir Hendra Kudeta berterima kasih, atas laporan kondisi bangunan polindes yang memprihatinkan tersebut.

"Kita akan koordinasi dulu dengan kepala puskesmas di wilayah Pemulutan Ogan Ilir. Jika memungkinkan, akan segera direnovasi,” katanya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel