Angka Kematian COVID-19 Menurun, Wagub DKI: Jangan Lengah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria merasa bersyukur bahwa angka kasus kematian COVID-19 mengalami penurunan. Begitu juga kasus positif.

"Kami bersyukur di DKI Jakarta data positif COVID-19 turun jadi 1.601 dan angka kematian di 1,5 persen, angka kesembuhan naik lagi 96,8 persen," kata Ahmad Riza Patria di Jakarta Timur, Selasa, 4 Agustus 2021.

Meskipun mengalami penurunan, ia meminta kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 dan tidak abai terhadap aturan kesehatan.

"Mudah-mudahan ini pertanda baik namun kita tidak boleh lengah, abai, sekalipun kasusnya menurun justru kita harus tingkatkan protokol kesehatan sehingga kita bisa memutus mata rantai di DKI Jakarta," ujarnya.

Apabila lengah terhadap protokol kesehatan, hal ini bisa berpotensi terjadi peningkatan kasus lagi, terlebih sekarang ada virus varian baru di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

"Lalu terjadi penurunan yang signifikan tapi setelah itu kita lupa, lengah dan terjadi peningkatan apalagi adanya varian baru. Jadi COVID-19 ini belum selesai dalam waktu dekat, banyak penambahan varian baru yang harus kita waspadai, tetap berada di rumah, laksanakan prokes dan laksanakan PPKM secara baik," ujarnya.

Selain itu, Ariza, sapaan akrab Ahmad Riza Patria, merasa bersyukur bahwa vaksinasi di seluruh Jakarta sudah mencapai dosis 17.800.342 dan dosis 2 mencapai 2.665.036 dosis. Jadi, dosis 1 dan 2 sudah mencapai 10.665.378 dosis.

"Alhamdulillah Insya Allah kita akan mencapai dalam beberapa pekan ke depan dari target 8,5 juta warga Jakarta yang direncanakan dapat vaksin," katanya.

Ariza meminta seluruh warga Jakarta yang belum mendapatkan vaksin segera daftar di aplikasi JAKI, datangi tempat-tempat vaksin yang ada.

"Pastikan kita, keluarga, semua dapat vaksin ini adalah cara efektif untuk meningkatkan anti body untuk mencegah penularan terhadap kita," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel