Angka Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 RSUD Kota Depok Naik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok mengalami peningkatan jumlah pasien Covid-19 selama dua minggu ini. Hal itu dapat dilihat dari jumlah Bed Occupancy Rate (BOR) atau angka keterisian tempat tidur RSUD Kota Depok telah mencapai 88 persen untuk penanganan ICU Covid-19.

Dirut RSUD Kota Depok Devi Mayori mengatakan, peningkatan jumlah warga yang terpapar Covid-19, berdampak terhadap peningkatan keterisian ruangan di RSUD Kota Depok.

Menurut dia, hal itu sudah terjadi sejak dua minggu terakhir, di mana, terjadi peningkatan cukup drastis terhadap warga yang meminta pelayanan penanganan Covid-19 di RSUD Kota Depok.

"Pagi ini BOR di RSUD Kota Depok untuk ICU sudah mencapai 88 persen dan BOR isolasi sebanyak 58 persen," ujar Devi, Kamis (17/6/2021).

Devi menjelaskan, pada satu minggu setelah libur hari raya Idul Fitri atau lebaran, BOR di RSUD Kota Depok mencapai 20 persen, lalu naik menjadi 25 persen, kemudian 40 persen, dan pada minggu keempat menjadi 50 persen. Menurut dia, peningkatan yang terjadi saat ini berasal dari klaster keluarga.

"Klaster keluarga sehingga perlu kedisplinan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19," kata Devi.

Devi menuturkan, pasien yang sedang menjalani penanganan Covid-19 di RSUD Kota Depok mencapai 107 pasien.

Jumlah tersebut meliputi tujuh pasien ICU, 16 pasien dalam pengawasan, 16 pasien IGD, dan 68 pasien isolasi. RSUD Kota Depok terus berusaha untuk meningkatkan penanganan terhadap warga yang terpapar Covid-19.

"Kami menambah dua tempat tidur untuk ICU dewasa dan satu ICU untuk bayi sudah ada sebelumnya yang kami siapkan," terang Devi.

Devi mengatakan, untuk total keseluruhan tempat tidur yang disediakan RSUD Kota Depok mencapai 128 tempat tidur termasuk ruang ICU penanganan pasien Covid-19.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Lakukan Upaya Maksimal

Petugas membersihkan lantai di salah satu lorong RSUD Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (6/5/2020). Akibat keputusan tersebut pelayanan kesehatan masyarakat di RSUD Depok seperti rawat inap ditiadakan dan dialihkan ke rumah sakit lain, untuk rawat jalan masih beroperasi. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas membersihkan lantai di salah satu lorong RSUD Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (6/5/2020). Akibat keputusan tersebut pelayanan kesehatan masyarakat di RSUD Depok seperti rawat inap ditiadakan dan dialihkan ke rumah sakit lain, untuk rawat jalan masih beroperasi. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pemerintah Kota Depok melalui RSUD Kota Depok telah memaksimalkan seluruh ruangan dan tempat tidur yang dimiliki, untuk penanganan pasien Covid-19.

"Kami sudah berupaya maksimal mengingat jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat sejak dua minggu terakhir," ucap Devi.

Devi berharap, warga Kota Depok lebih meningkatkan kewaspadaan penjagaan terhadap diri sendiri maupun keluarga dari penularan Covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan. Hal itu untuk mencegah klaster keluarga maupun klaster lainnya di Kota Depok.

Kemudian, Devi juga meminta warga untuk tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan dan tidak berpergian ke tempat yang berpotensi kerumunan.

"Jangan pergi ke tempat yang ramai bilamana tidak terlalu penting, kalau terpaksa jangan lama-lama," pungkas Devi.

29 Daerah di Indonesia Masuk Zona Merah Covid-19

Infografis 29 Daerah di Indonesia Masuk Zona Merah Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 29 Daerah di Indonesia Masuk Zona Merah Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel