Angka Pasien Covid-19 di Jatim Menurun

Syahdan Nurdin, beritapolisi-377
·Bacaan 1 menit

VIVA - Berdasarkan indikator dan informasi akurat saat ini, Secara perlahan dapat dipastikan jumlah pasien Covid-19 berdasarkan persentase terus mengalami penurunan.

Zona merah di wilayah Jawa Timur sudah tidak ada lagi, hal ini seiring dengan program vaksinasi yang diinstruksikan dari pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi Jawa Timur untuk dilaksanakan vaksinasi kepada seluruh masyarakat di Jawa Timur.

Program vaksinasi memang wajib dilaksanakan guna menekan angka penularan Covid-19 yang sempat melambung tinggi pada tahun lalu, adapun sasaran program vaksinasi ini harus merata sampai ke wilayah pelosok yang ada di provinsi Jawa Timur.

Akan tetapi dalam hal ini, masyarakat agar tidak langsung senang dulu terkait menurunnya jumlah pasien covid-19 di Jawa Timur ini. Karena bukan bagian dari akhir pandemi saat ini, tetapi inilah awal agar semua warga di Surabaya atau Provinsi Jawa Timur tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

"Jangan senang dulu, ini belum berakhir semua. Meski melandai, virus ini masih tetap ada dan risiko penularan juga sangat rawan," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu di sisi lain pada momen saat ini bersamaan dengan akan datangnya musim mudik lebaran 2021, masyarakat Jawa Timur diminta untuk tidak melakukan mudik. Semuanya sesuai dengan keputusan pemerintah yang sudah ditetapkan pekan lalu.

"Jangan mudik dulu agar Covid-19 bisa benar - benar hilang dari bumi Majapahit ini. Jangan menyerah, tinggal sedikit lagi," tutur Khofifah.