Angka Penderita Flu Burung di China Meningkat

Beijing (ANTARA) - Otoritas kesehatan China, Senin malam, mengidentifikasi kembali dua pasien yang terjangkit virus flu burung galur H7N9.

"Dengan demikian, sudah ada 62 orang yang terjangkit virus tersebut," demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan di Beijing.

Dua orang yang dinyatakan positif terjangkit virus H7N9 satu berasal dari Provinsi Jiangshu dan seorang dari Provinsi Zhejiang.

Kasus di China ini adalah untuk pertama kalinya galur virus H7N9 terdeteksi menjangkiti manusia. Sebelumnya, penyakit flu burung pada manusia lebih disebabkan oleh infeksi virus H5N1. Sejak menyebar pada tahun 2003 hingga 12 Maret lalu, virus H5N1 telah menyebabkan kematian 360 orang di seluruh dunia.

Hingga saat ini, pihak berwenang di China belum mengetahui bagaimana virus H7N9 itu bisa menjangkiti manusia.


Dari 62 kasus flu burung, 14 di antaranya meninggal dunia. Kini, ada enam pronvisi dan pemerintah kota di China yang menyatakan terjangkit virus H7N9.(fr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.