Angkasa Pura II buka penerbangan rute Tanjungpinang-Tambelan

Kelik Dewanto

PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, membuka penerbangan pesawat perintis rute Tanjungpinang-Tambelan mulai Maret 2020.

"Penerbangan itu dioperasikan maskapai Susi Air," kata Plt Executive General Manager Bandara RHF Tanjungpinang M Wahid Jumadi di Tanjungpinang, Kepri, Kamis.

Baca juga: Kemenhub: Jangkauan penerbangan perintis bakal diperluas mulai 2020
Baca juga: Pemerintah lanjutkan program subsidi penerbangan perintis di Papua

Menurut dia, maskapai milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti itu akan beroperasi sebanyak dua kali dalam seminggu.

Adapun pesawat yang digunakan ialah jenis Caravan C208 dengan kapasitas 12 penumpang.

"Pada November 2019 kemarin pesawat Susi Air jenis Cassa sudah melakukan uji coba pendaratan di Bandara Tambelan," ujarnya.

Dia mengatakan penerbangan pesawat perintis merupakan program subsidi pemerintah, sehingga harga tiket yang ditawarkan lebih murah dibanding maskapai lainnya.

Lebih lanjut, ia menyebut dengan pesawat perintis, maka masyarakat dapat memperpendek waktu tempuh perjalanan dari Tambelan ke Tanjungpinang atau sebaliknya.

Selama ini, sambungnya, perjalanan Tanjungpinang-Tambelan hanya bisa ditempuh melalui jalur dengan menggunakan kapal perintis Pelni yaitu Sabuk Nusantara.

"Perjalanan laut selama kurang lebih 30 jam. Itupun kapal beroperasi per 14 hari sekali," imbuhnya.

"Belum lagi saat musim utara tiba, maka terkadang kapal tak bisa berangkat akibat gelombang tinggi. Pesawat perintis ini jadi alternatif transportasi masyarakat," ujar Jumadi.

Jadwal penerbangan Susi Air untuk Tanjungpinang ke Tambelan yaitu Selasa pukul 11.55 WIB dan Sabtu pukul 08.55 WIB (minggu pertama dan ketiga) dengan harga tiket Rp345 ribu.

Selanjutnya, rute Tambelan ke Tanjungpinang pada Selasa pukul 13.40 WIB dan Sabtu pukul 10.40 WIB (minggu pertama dan ketiga) dengan harga tiket Rp305 ribu.

"Gratis bagasi 10 kilogram serta gratis makanan ringan di dalam pesawat," sebut Jumadi.

Baca juga: Susi Air akan uji coba penerbangan perintis ke Bandara Tambelan