Angkasa Pura I: Swab PCR Tak Turunkan Tingkat Kunjungan Wisatawan ke Bali

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) pergerakan wisatawan domestik menuju Pulau Bali pada libur Natal dan tahun baru 2021 (Nataru) mencapai 96.987 orang sejak 18 sampai 31 Desember 2020. Jumlah tersebut adalah para wisatawan yang masuk Bali melalui Bandara Ngurah Rai.

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Ngurah Rai Taufan Yudhistira menyebut, capaian itu mengindikasikan aturan swab PCR tak serta merta menurunkan tingkat kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata. Mengingat pergerakan penumpang tercatat lebih tinggi dibandingkan sebelum periode libur Nataru tiba.

"Untuk dihitung dari tanggal 18 Desember 2020, atau Hari Pertama Posko Monitoring Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dan diberlakukan aturan PCR trennya masih meningkat dari kedatangan domestik hingga 31 Desember ini," kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Jumat (1/1/2020).

Taufan merinci, pada tanggal 18 Desember jumlah kedatangan tercatat sebanyak 6.102 orang. Kemudian, pada tanggal 19 Desember jumlah kedatangan tercatat sebesar 5.318 orang.

Lalu, pada tanggal 20 Desember terjadi kenaikkan meksipun tidak siginifikan yakni 6.289 orang. Sedangkan pada tanggal 21 Desember jumlah kedatangan wisatawan domestik sebesar 4.630 orang.

Sementara di tanggal 22 Desember, Angkasa Pura I kembali mencatat adanya kenaikan kedatangan sebanyak 5.050 orang. Sedangkan, pada 23 Desember terjadi kenaikan kedatangan sebesar 9.263 orang.

Hari Selanjutnya

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. (Dewi/Liputan6.com)
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. (Dewi/Liputan6.com)

Tren lonjakan penumpang juga berlangsung pada pada H-1 Natal atau 24 Desember 2020 dimana tingkat kedatangan wisatawan menembus 10.000 orang. Atau tepatnya 10.327 orang.

Selanjutnya pada periode 25 sampai 31 Desember mulai terjadi penurunan kedatangan wisatawan domestik di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Kendati demikian, jumlah kunjungan wisatawan per harinya masih terjaga di atas 5.000 orang atau lebih tinggi dari rata-rata harian selama pandemi Covid-19 berlangsung.

"Tepatnya pada tanggal 25 Desember ada kedatangan 8.009 orang, 26 Desember ada kedatangan 7.105 orang, 27 Desember 2020 itu sebanyak 7.912 orang. Kemudian, pada 28 Desember itu sebanyak 6.799 orang, 29 Desember sebanyak 6.704 orang, 30 Desember 2020 sebanyak 7.800 orang, dan31 Desember 2020 masih ada 5.699 orang. Ini artinya masih ada kenaikan dari rata-rata harian," ujar dia mengakhiri.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Saksikan video pilihan berikut ini: