Aniaya Pengunjung Minimarket, 2 Pengamen di Bandung Diciduk Polisi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menangkap dua pengamen yang menganiaya pengunjung minimarket di kawasan Jalan Braga, Kota Bandung beberapa waktu lalu. Aksi keduanya sempat viral di media sosial karena berani menganiaya pengunjungan lantaran enggan memberi uang.

Kedua pelaku yaitu Muhammad Andri (17) dan Fikar Firmansyah (17). Keduanya ditangkap jajaran Polsek Sumur Bandung.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang menjelaskan keduanya berhasil ditangkap karena rekaman CCTV beredar di media sosial.

"Kejadian di Braga yang terekam CCTV dan viral di media sosial, seperti diketahui dua orang sudah berhasil diamankan," ujar Adanan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu 19 Mei 2021.

Adanan menjelaskan, pemerasan hingga berujung nyaris duel tersebut dipicu dari ketersinggungan pelaku lantaran tak diberi uang oleh korban. Karena kesal, dua pelaku pun melakukan pengancaman berujung penganiayaan.

"Pengamen ini meminta bayaran, di mana yang bersangkutan menyanyi di sana korban tidak mau memberi uang yang bersangkutan tersinggung dan melakukan pemerasan dan pengancaman ke korban," jelasnya.

Kedua pelaku pun mesti meringkuk di dalam bui untuk mempertanggungjawabkan perbuataannya.

"Mereka dikenakan Pasal 335 perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman di atas 5 tahun penjara," ujarnya.

Dalam video yang viral di media sosial seperti Tiktok, dua pelaku terlihat masuk ke dalam suatu tempat menyerupai kafe dengan minimarket. Dua pelaku menghampiri seorang pemuda lalu bernyanyi.

Namun, pemuda itu cuek sambil memberikan kode tangan tak bisa memberikan uang. Pemuda itu lantas meninggalkan mejanya untuk bejalan menuju ke dalam. Tapi, salah seorang pengamen terlihat emosi lalu mengejar korban.

Sempat terlihat korban dan dua pelaku saling baku hantam. Tampak salah seorang karyawan setempat coba melesai. Tapi, tak lama kemudian korban terlihat ditarik paksa untuk keluar dari tempat tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel