Anies Baswedan Dipandang Tunjukkan Komitmen Akan Hukum

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Syarief Hidayatulloh memandang kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa 21 September 2021 harus ditiru oleh kepala daerah lainnya.

"Ini contoh harus ditiru oleh kepala daerah dan calon pemimpin," kata dia dalam keterangan tertulis diterima, Jumat (24/9/2021).

Syarief memandang, ini adalah bentuk komitmen Anies terhadap hukum.

Menurutnya, ini juga memperlihatkan KPK tak pandang bulu dalam menjalankan tugasnya.

"Pemimpin sejati ya dia harus berkomitmen untuk menerima bahwa didepan hukum ia adalah sama," jelas Syarief.

Penuhi Panggilan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa 21 September 2021.

Anies Baswedan dipanggil KPK terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur.

Menurut dia, saat pemeriksaan dengan penyidik, dirinya mengaku menjelaskan soal program-program dan peraturan yang ada di DKI Jakarta.

"Pertanyaan menyangkut landasan program dan seputar peraturan-peraturan yang ada di Jakarta," ujar Anies di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 21 September 2021.

Selain itu, dirinya juga menegaskan sangat mendukung berbagai upaya dalam pemberantasan korupsi.

"Alhamdulillah, senang sekali bisa terus membantu tugas KPK. Siang tadi memberikan keterangan untuk membantu KPK dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi terkait dengan sangkaan kasus korupsi di Perumda Pembangunan Sarana Jaya," terang Anies.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel