Anies Baswedan: Integrasi Transportasi Bikin Jakarta Setara dengan Kota Maju Dunia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri peluncuran kartu dan aplikasi JakLingko, pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) dan revitalisasi Stasiun Sudirman, peresmian penataan kawasan Stasiun Tahap 2, dan penandatanganan dokumen integrasi Transportasi Jabodetabek.

Semua integrasi ini, menurut Anies akan membuat Jakarta setara kota maju dunia.

"Ini semuanya akan bisa makin membuat Jakarta, Jabodetabek setara dengan kota-kota maju dunia lainnya," kata Anies dalam sambutannya, Jakarta, Rabu (29/9).

Anies menyebut pembangunan integrasi transportasi ini tidak akan terwujud tanpa kerja sama dengan dua menteri Presiden Jokowi yaitu Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dia bercerita, ketiganya sering melakukan komunikasi.

"Kita janjian mau ketemu, beliau (Erick Thohir) yang milih datang ke balaikota dan ada perintah Bapak Presiden waktu itu untuk jalankan apa yang harus dikerjakan di Jakarta. Nampaknya sederhana, tapi ini penting sekali kita garis bawahi kolaborasi adalah kata kunci," jelasnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penataan Kawasan Stasiun

Penumpang menunggu kereta Commuterline di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (11/1/2021). Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Line tetap melayani pelanggan dengan 964 perjalanan KRL per hari menggunakan 91 rangkaian KRL. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Penumpang menunggu kereta Commuterline di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (11/1/2021). Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Line tetap melayani pelanggan dengan 964 perjalanan KRL per hari menggunakan 91 rangkaian KRL. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sementara itu, dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, ada kerja sama mengenai penataan kawasan Stasiun Tanah Abang. Kawasan Tanah Abang yang sebelumnya amburadul kini tertata dengan baik.

"Kita masih ingat Pak Budi, 1,5 tahun yang lalu bulan Maret atau April kita meresmikan Tanah Abang, dan ketika Tanah Abang itu menjadi banyak yang melihat wajahnya berubah. Sekarang kalau turun dari kereta api, dan integrasi antar transport-nya juga berlangsung dengan amat, kalau bahasa sekarang smooth. Kita berharap ini terus akan bisa kita tuntaskan," tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel