Anies Baswedan Kunjungi Rawa Buaya: Banjir Disebabkan Luapan Kali Mookervart

·Bacaan 1 menit
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) saat melakukan memantau Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (30/1). Sebagai Ibu Kota, Jakarta menghasilkan sekitar 7.000 ton sampah per hari. (Liputan6.com/Arya Manggala)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria meninjau lokasi yang sempat banjir di RT 02 RW 01, Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat.

Anies mengatakan wilayah tersebut sempat banjir akibat meluapnya Kali Mookervart.

"Pada Sabtu kemarin (RT02) menerima limpahan air dari Kali Mookevart, dan kemudian begitu kali Mookevart-nya kembali normal, lalu dilakukan pemompaan secara masif," kata Anies di Jakarta Barat, Senin (22/2/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan, saat banjir terjadi, Pemerintah Kota Jakarta Barat mengerahkan sebanyak 24 pompa. Wilayah tersebut saat ini sudah surut dari banjir.

"Alhamdulillah di tempat ini kemudian surut, sehingga hari senin pagi semua sudah bisa beraktivitas seperti semula," ucap Anies.

Banjir Sempat Capai 1,5 Meter

Ketua RW 01, Arif Sahri mengatakan penanganan banjir di wilayahnya cukup cepat bila dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut dia, banjir surut membutuhkan waktu empat hingga lima hari.

"Penangan tahun ini luar biasa pemerintah sigap dengan bapak gubernur, wali kota dan ASN lainnya luar biasa, yang tadinya Rawa Buaya itu keringnya antara 4 hingga 5 hari, sekarang 1 kali 24 jam kering," ucapnya.

Dia menuturkan, ketinggian muka air saat banjir kemarin sempat mencapai 1,5 meter.

"Alhamdulillah tadi pukul 01.00 WIB dengan ketinggian air 20 centimeter sampai 1,5 meter, alhamdullah Rawa Buaya nol nihil tidak ada air," jelasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: