Anies beri jaminan ternak yang disembelih di RPH Dharma Jaya sehat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan jaminan ternak yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Dharma Jaya Cakung, Jakarta Timur, dalam kondisi sehat karena sudah melalui rangkaian pemeriksaan dari tim kesehatan hewan.

"Pemotongan di sini bukan hanya dilakukan dengan cepat tapi juga melewati serangkaian pemeriksaan kesehatan yang lengkap sehingga dipastikan sapi yang dipotong sehat, higienis, praktis, serta siap konsumsi," kata Anies di Jakarta, Minggu.

Anies meninjau langsung proses pemotongan sapi di RPH milik BUMD DKI, Dharma Jaya, setelah melaksanakan shalat Idul Adha di Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara.

Gubernur DKI menjelaskan dalam satu hari terdapat 100 lebih sapi yang dipotong dan tiga hari ke depan akan memotong 500 ekor sapi.

Gubernur Anies juga menjelaskan RPH Dharma Jaya memiliki keunggulan, bukan hanya pada kualitas tetapi juga pada aspek pemeriksaan kesehatan hewan ternak yang akan disembelih sehingga dipastikan hewan yang disembelih dalam keadaan sehat.

Untuk itu, Anies juga mengajak masyarakat agar memanfaatkan RPH Dharma Jaya untuk mengelola daging kurban secara praktis.

“Bagi masyarakat bila mereka harus melakukan pemotongan hewan, khususnya sapi, tinggal dibawa ke sini dan mereka ambil dagingnya sudah dikemas dengan baik dan siap didistribusikan," ucap Anies.

Sebelumnya, Anies memastikan status Jakarta aman dari penyakit mulut kuku (PMK) karena sudah menjalani prosedur pemeriksaan termasuk karantina.

Gubernur DKI itu menambahkan total kebutuhan hewan kurban di Jakarta diperkirakan mencapai sekitar 47 ribu ekor.

"Status di Jakarta tetap hijau dan aman dari PMK," kata Anies pada peluncuran program dukungan kebutuhan pangan di Jakarta, Senin (4/7).
Baca juga: BUMD DKI gandeng petani Lampung pasok beras untuk Jakarta
Baca juga: Dharma Jaya pastikan sapi yang dipasok ke DKI aman dari PMK
Baca juga: Sekda DKI sidak persediaan daging di Dharma Jaya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel