Anies Bersyukur Pasien di Rumah Sakit Mulai Berkurang

·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan memperlihatkan foto kondisi IGD di Rumah Sakit Umum Daerah Duren Sawit, Jakarta Timur sebulan yang lalu dan hari ini.

Melalui akun Instagramnya @aniesbaswedan, Senin, 26 Juli 2021. Ia merasa bersyukur bahwa ketersediaan rumah sakit semakin berkurang.

"Alhamdulillah, atas izin Allah dan sejak kita semua sama-sama mengurangi mobilitas, situasi pandemi di Jakarta terus mengalami penurunan dan Insya Allah bisa keluar dari masa genting, terlihat dari keterisian IGD berbagai rumah sakit di Jakarta," kata Anies.

Selama beberapa minggu terakhir, Anies aktif berkomunikasi, memantau dan mengunjungi beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Jakarta. Kondisi di rumah sakit kini semakin terkendali karena kapasitas tempat tidur isolasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga ICU tersedia.

Hari ini, ia berkunjung ke RSUD Budhi Asih dan RSKD Duren Sawit. Situasinya sudah jauh berbeda dibanding ketika Anies berkunjung sebulan lalu ke Duren Sawit.

Saat itu, lanjut dia, rumah sakit begitu penuh, bahkan selasar depan IGD pun dipenuhi oleh pasien yang antre masuk ke dalam IGD, kamar rawat inap dan ICU. Kini, selasar IGD itu sudah kosong, pasien dapat langsung masuk ke IGD. Situasi ini serupa di begitu banyak RSUD di Jakarta.

"Aliran pasien baru yang datang ke fasilitas kesehatan kita sudah berkurang, tidak sebanyak beberapa minggu lalu," tuturnya.

Dengan demikian, ia berharap, yang keluar (sembuh) dari fasilitas kesehatan semakin banyak, yang masuk semakin sedikit, sehingga beban di fasilitas kesehatan akan terus berkurang.

"Urutannya adalah antrean IGD, lalu kamar rawat inap, dan ICU. Antrean IGD sudah terurai, semoga berikutnya diikuti dengan pelonggaran di kamar rawat inap dan di ICU," katanya.

"Terbukti kita bisa bersama-sama mulai menurunkan tingkat kegawatan situasi dalam sebulan terakhir. Tren penurunan ini nyata terlihat, tapi situasi kita masih jauh dari ideal," katanya.

Maka dari itu, Anies terus mendorong momentum perbaikan situasi ini agar lebih baik lagi.

"Jangan sampai gelombang perbaikan yang mulai terasa ini lalu berhenti atau malah berbalik jadi naik kembali karena kita lengah dan kendor," katanya.

Kemudian, ia meminta kepada masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan kapan pun dan di mana pun, serta kurangi mobilitas yang tidak perlu.

Bagi yang belum vaksin jangan tunda lagi, karena data di Jakarta nyata-nyata menunjukkan bahwa vaksinasi bisa menurunkan risiko keparahan dan kematian akibat COVID secara signifikan, sehingga mengurangi orang positif yang harus dirawat rumah sakit.

"Segera daftar vaksin lewat JAKI dan lindungi diri Anda, keluarga Anda, dan lingkungan sekitar Anda," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel