Anies Geram saat Sidak ke Kantor Ray White: Tutup Sekarang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan geram dan marah besar terhadap perusahaan yang masih membandel tidak melaksanakan peraturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Aturan itu di Ibu Kota diketahui diterapkan dari 3 Juli-20 Juli 2021.

Melalui video di Instagram resminya @aniesbaswedan, Selasa, 6 Juli 2021. Anies dengan mengenakan baju seragam dinasnya, diketahui melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke kantor Ray White Indonesia di kawasan Sudirman Centre Jakarta.

Saat di dalam kantor tersebut dia pun marah melihat masih banyak karyawan yang masuk kerja. Padahal bidang usaha Ray White tidak termasuk dalam kategori esensial ataupun kritikal.

Anies pun langsung menanyakan keberadaan karyawan human Reources and development (HRD) perusahaan itu. Saat bertemu, dia langsung memarahi perempuan yang bernama Diana yang diketahui adalah HRD perusahaan itu.

"Ibu Diana. Perusahaan ibu tidak bertanggungjawab," tegas Anies kepada wanita itu.

Baca juga: Cara Menyebrang ke Sumatera dari Pelabuhan Merak Selama PPKM Darurat

Dia menegaskan, penerapaan PPKM Darurat di Jakarta ini semata-mata untuk menyelamatkan jiwa manusia. Dan bukan soal untung rugi dari sisi ekonomi saja.

"Ini soal nyawa. Kita mau nyelametin nyawa orang. Dan orang-orang seperti ibu ini yang egois. Ini pekerja-pekerja ikuta aja. Karena orang-orang tidak peduli seperti ini," katanya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla itu langung melihat proses pencatatan sanksi kepada perusahaan itu. Dia pun langsung memasang segel di kantor perusahaan Ray White.

"Sekarang tutup kantornya, dan langsung nanti akan diproses. Dan katakan pada semua pulang. Taati aturan," tegasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel