Anies Ingatkan Kasus COVID-19 Naik Setiap Selesai Akhir Pekan Panjang

Lis Yuliawati, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengingatkan kepada warga, khususnya yang akan menjalani libur Imlek, angka kenaikan kasus COVID-19 selalu terjadi setiap selesai libur panjang akhir pekan.

Menurut Gubernur Anies, kasus positif biasanya naik dalam kurun waktu satu hingga dua pekan sesudahnya.

"Minggu depan, kita ada akhir pekan panjang perayaan Imlek. Saya imbau kita semua jangan bepergian keluar kota, tahan diri untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian, dan sebisanya di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial. Ini penting untuk menjaga kasus aktif tidak terus bertambah," ujar Anies di Jakarta, Senin, 8 Februari 2021.

Anies juga menjelaskan dengan adanya partisipasi publik secara komprehensif, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap menjalankan 3 M, yakni mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak, serta menahan diri untuk berkegiatan yang sifatnya massal saat berada di luar rumah.

“Kita semua menyadari bahwa rasa kekhawatiran terhadap wabah ini belum menghilang. Kepada warga Jakarta, ayo kita tingkatkan kewaspadaan kita dan berharap agar situasi ini segera membaik," katanya.

Dia menambahkan, "Ingat, perjuangan kita semua baik di Jakarta maupun di luar Jakarta masih belum berakhir. Semoga ikhtiar kita bersama bisa terealisasi dengan terus disiplin terhadap protokol kesehatan."

Hari ini, Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga tanggal 22 Februari 2021. Perpanjangan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 107 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Jangka Waktu dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah.

Keputusan tersebut juga didasari dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta bahwa penyebaran kasus aktif di Ibu Kota dalam dua minggu terakhir perlu lebih diminimalisir, terutama menjelang libur Imlek pada Jumat pekan ini.