Anies Ingatkan soal Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penanganan Banjir Jakarta

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menekankan kewajiban aparat dan relawan untuk menaati protokol kesehatan dalam penyelamatan warga selama banjir di masa pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi pembina upacara dalam apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu (4/11/2020).

"Karena kita dalam suasana pandemi Covid-19, maka perhatikan seluruh protokol kesehatan dalam semua kegiatan kita. Berikan contoh kepada saudara-saudara sebangsa bahwa di Ibu Kota, kita melakukan ikhtiar penyelamatan dengan memperhatikan seluruh protokol kesehatan. Bahkan perahu-perahu yang disiapkan di sini sudah diberi tanda, perahu-perahu untuk mereka yang menjalani isolasi mandiri, mereka yang sedang melakukan isolasi, mereka yang terpapar dibedakan,” kata Anies.

Anies juga menjelaskan ancaman banjir kali ini diakibatkan oleh fenomena La Nina yang mengakibatkan curah hujan di Indonesia akan meningkat signifikan.

3 Kata Kunci

Karena itu, Anies kembali menegaskan tiga kata kunci utama yang menjadi prinsip bagi seluruh petugas, jajaran, dan relawan untuk menghadapi musim hujan yaitu siaga, tanggap dan galang.

1. Siaga artinya menyiapkan seluruh potensi yang dimiliki untuk menghadapi semua kemungkinan.

2. Tanggap bermakna selalu memantau dengan dekat perkembangan cuaca khususnya hujan sehingga dapat merespon dengan cepat apapun kondisinya. Tanggap akan menjadi bagian dari keseharian seluruh peserta apel di beberapa waktu yang akan datang. Karena itu, SOP yang sinergi antar seluruh unsur dipersiapkan agar dapat bekerja di lapangan dengan sebaik-baiknya.

3. Galang merupakan manifestasi dari kegotongroyongan bangsa dalam menghadapi bencana dengan menghimpun seluruh kekuatan dan saling memanggul bersama amanat yang diembankan. Seluruh kegiatan menjadi tanggung jawab bersama yang dikolaborasikan dengan baik.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: