Anies Kejar 95 Persen Lansia di DKI Sudah Divaksin Sebelum Idul Fitri

Hardani Triyoga, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah DKI Jakarta terus menggencarkan kegiatan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan, kelompok lanjut usia atau lansia dan masyarakat lainnya. Saat ini, 58 persen lansia telah mendapatkan vaksin dosis pertama dan 20 persen tuntas mendapatkan vaksin dosis kedua.

"Ini adalah capaian tertinggi. Dan, kita akan kejar sehingga 90-95 persen lansia bisa tuntas divaksin sebelum Idul Fitri nanti," kata Anies dalam video di akun Instagramnya @aniesbaswedan dikutip pada Selasa, 13 April 2021.

Anies bersyukur untuk tenaga medis hampir 100 persen telah tuntas mendapatkan vaksin dosis kedua. Dengan merujuk faktor itu jadi pertimbangan positif pemerintah dalam mengatur kegiatan selama Ramadhan.

"Berita-berita baik ini ikut menjadi pertimbangan menjadi dasar pemerintah dalam mengatur kegiatan pembatasan kegiatan ibadah di bulan Ramadhan. Yang tahun ini bisa lebih longgar dibandingkan dengan tahun lalu," lanjut eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Pun, ia menuturkan, di bulan suci Ramadhan ini harus menjadi sebuah kesempatan agar umat muslim mencapai derajat muttakin kepada Allah SWT. Kata dia, momen Ramadhan adalah bulan penuh rahma, penuh berkah, penuh ampunan. Namun, selama Ramadhan ini jadi ujian karena penuh godaan untuk melatih kesabaran.

"Ramadhan kali ini adalah kali kedua kita menjalani dalam suasana pandemi COVID-19. Alhamdulillah situasi saat ini cukup terkendali, fasilitas kesehatan kita tidak over kapasiti dalam menangani pasien COVID-19," ujarnya.

Anies pun bersyukur kini, kasus aktif di Jakarta relatif landai di kisaran 6 ribu hingga 7 ribu kasus aktif. Dibandingkan beberapa bulan lalu yang mencapai angka 26 ribu kasus aktif.

Menurut dia, proses vaksinasi di Jakarta terus dengan cepat dengan prioritas lansia dan petugas layanan publik.

"Dan, juga kepada masyarakat lanjut usia di Jakarta, semakin banyak yang sudah divaksin, jangan kemudian tidak dijaga, jangan kemudian tidak dilindungi resiko tertular dan menularkan," katanya.