Anies: Pandemi Covid-19 di Jakarta Sedang di Puncak, Tapi Belum Sampai Puncaknya

·Bacaan 1 menit
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berolahraga di halaman rumah dinas, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2020). Anies Baswedan yang masih melakukan isolasi mandiri di rumah dinas gubernur karena positif Covid-19 menyempatkan diri untuk berolahraga pada pagi ini (Liputan6.com/Herman zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta memasuki fase puncak. Terbukti dengan meningkatnya jumlah kasus konfirmasi positif dan kematian akibat Covid-19.

Hal ini seperti yang dilaporkan Kementerian Kesehatan, pada Minggu (4/6/2021).

Kasus baru Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 10.485 kasus. Sementara, pada hari yang sama ada 76 orang meninggal.

"Kita lihat angka kematiannya, lihat jumlah tempat tidur di rumah yang penuh itu menandakan bahwa saat ini kita sedang menghadapi puncak-puncaknya pandemi ini. Apakah sudah di puncak? Belom ini masih tambah terus," kata Anies soal kasus Covid-19 di Ibu Kota, di Jalan Raya Bogor, Minggu (4/7/2021).

Harus Paham

Anies menerangkan, semua pihak harus menyadari bahaya yang ditimbulkan akibat virus Covid-19. Oleh karena itu, Anies mengimbau agar untuk sementara waktu tetap berada di rumah.

"Mari kita sadar bersama-sama bahwa ini bukan sekadar penegakan hukum oleh petugas tapi ini kesadaran kita semua. Begitu wabah ini lewat InsyaAllah kita bisa berkegiatan seperti semula. Sabar, tabah, disiplin, kurangi kegiatan tinggal di rumah," ujar dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel