Anies Targetkan Pembangunan Pasar Senen Blok VI Kelar 2022

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri groundbreaking area blok VI Pasar Senen, Jakarta Pusat. Kata dia, rencana pembangunan sudah diupayakan sebelumnya dan baru terealisasikan.

"Dengan target penyelesaian pembangunan pada kuartal kedua tahun 2022," kata Anies dalam keterangan tertulis, Rabu (10/3/2021).

Anies menyatakan pembangunan kawasan Pasar Senen tersebut sangat viral. Sebab berada alam area transit oriented developmen (TOD).

"Kita di Jakarta sedang menggeser pola pembangunan yang awalnya hanya berbasis car oriented development," ucap dia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan sistem pembangunan car oriented development selama ini hanya mengandalkan kendaraan pribadi sebagai media mobilitas.

Sedangan TOD dapat memanfaatkan semua aspek transportasi umum di Ibu Kota. Selain itu, Anies juga menyebut lokasi Pasar Senen blok VI merupakan salah atu tempat yang tercatat dalam sejarah.

"Oleh karena itu, saya berharap lokasi ini kelak menjadi multifungsi serta bisa menjadi salah satu ikon sentra perdagangan di Jakarta," jelas dia.

Lokasi Pembangunan Strategis

Pejalan kaki melintasi mural bertemakan Imbauan Protokol Kesehatan Covid-19 di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Minggu (25/10/2020). Gubernur DKI Anies Baswedan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi hingga 8 November 2020. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Pejalan kaki melintasi mural bertemakan Imbauan Protokol Kesehatan Covid-19 di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Minggu (25/10/2020). Gubernur DKI Anies Baswedan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi hingga 8 November 2020. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Direktur Umum Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin menyatakan lokasi pembangunan Pasar Senen sangat strategis. Sebab dikelilingi sejumlah fasilitas umum. Mulai dari terminal bus, stasiun KRL, hingga halte Transjakarta.

"Jadi, luas lokasi pasar yang akan kita bangun ada sekitar 14.860 meter persegi, sehingga bisa menampung 2.511 unit tempat usaha," kata dia.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: