Anies Tegaskan Kini Ada 101 RS Rujukan COVID-19 di Jakarta

Raden Jihad Akbar, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyebutkan, saat ini ada 101 rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI Jakarta. Dari yang tadinya hanya 8 RS rujukan pada Maret 2020.

"Sejak awal pandemi (COVID-19) kita telah mengantisipasi dengan meningkatkan kapasitas dari fasilitas kesehatan yang sudah ada," kata Anies dikutip dari laman Facebook-nya di Jakarta, Kamis, 28 Januari 2021.

Salah satunya adalah RSUD Kramat Jati, yang dulunya adalah puskesmas, lalu naik kelas menjadi RSUD tipe D. Selesai direnovasi pada akhir 2018 dan akhirnya membantu penanganan COVID-19 di tahun 2020.

Baca juga: Harga Telur Ayam Turun Tajam, Ini Faktor Pemicunya

"Saat ini sudah 63 persen kapasitas RSUD milik Provinsi DKI dikonversi menjadi penanganan khusus COVID-19. Kita akan dorong terus dan juga berkolaborasi dengan RS swasta untuk konversi lebih banyak kapasitasnya untuk penanganan COVID-19," katanya.

Sementara itu, kapasitas testing juga terus meningkat hingga 135 ribu orang per pekan (12 x standar WHO). Dengan 85 persen tes di Jakarta adalah kepada orang suspect, probable, dan contact tracing.

Peningkatan kapasitas testing juga diiringi dengan peningkatan tenaga contact tracing, tahun lalu telah merekrut 1.545 tenaga contact tracing.

"Tenaga kesehatan profesional di Jakarta juga terus kita tingkatkan, hampir setahun mereka bekerja penuh semangat dan sekarang sudah lebih terampil dan lebih siap menangani kasus-kasus COVID-19," katanya.

Tapi, lanjut dia, penambahan tenaga kesehatan ada batasnya dan butuh waktu, karena itu laju penularan COVID-19 harus terus ditekan. Ini hanya bisa dilakukan bersama-sama melalui disiplin 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan).