Anin: Rakyat dan UMKM Bali Sudah Siap Sambut Munas Kadin

·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengaku belum mengetahui ketetapan waktu dan lokasi pasti penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Kadin ke-VIII.

Mulanya, direncanakan munas itu diselenggarakan di Bali pada 2-4 Juni 2021. Tapi beberapa hari terakhir dikabarkan bahwa lokasi dan tanggal tersebut dibatalkan oleh Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani.

"Belum tahu yang penting tujuannya bagaimana bermusyawarah. Bermusyawarah secara aman, bermusyawarah yang menghasilkan produk-produk program kerja yang baik," kata dia saat ditemui di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat, 28 Mei 2021.

Meski begitu, Anindya menekankan, masyarakat dan para pelaku usaha pada umumnya, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sudah mempersiapkan diri untuk menjamu munas yang salah satu agenda utamanya adalah pemilihan Ketum Kadin Periode 2021-2026.

"Tapi tentu kami hanya menyampaikan bahwa teman-teman di Bali sudah sangat siap dan juga bahkan UMKM nya juga sudah mengantisipasi ini semua mengingat selama mungkin dua tahun ekonomi di sana sangat rendah," tegas Anin.

Menurutnya, Pandemi COVID-19 telah menekan perekonomian Bali sangat dalam, sebab sebagian besar komponen pendorong perekonomiannya adalah sektor pariwisata. Karenanya, Munas Kadin bisa menjadi satu faktor pengungkit.

"Ekonominya minus 9 persen atau 11 persen kalau enggak salah tapi vaksinasinya harus sampai 50 persen, jadi sangat menarik buat kami dan kalau di Bali tentunya itu menjadi satu momentum peningkatan Bali dan juga ekonominya," ungkap dia.

Namun demikian, Anin mengaku tetap mematuhi ketetapan organisasi. Untuk lokasi dan waktu penyelenggaraan munas Kadin ditegaskannya adalah keputusan mutlak ketum yang tengah menjabat saat ini, yakni Rosan Perkasa Roeslani.

"Belum tahu karena kami masih bisa ada berbagai macam kemungkinan, bisa ditunda, bisa juga ganti tempat, tapi tentu kami hanya menyampaikan bahwa teman-teman di Bali sudah sangat siap," tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel