Anindya Bakrie Banjir Dukungan Kepala Daerah, Ini Pesan-pesannya

Dusep Malik
·Bacaan 4 menit

VIVA – Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie terus melakukan safari kesejumlah daerah di Tanah Air. Selain, menggalang dukungan dari Kadin Daerah, Anin juga menyerap aspirasi dari pemimpin daerah.

Bahkan, Anin dalam beberapa kunjungan kesejumlah daerah tak lupa berkunjung ke beberapa kepala daerah guna meminta pendapatnya terkait kondisi ekonomi pasca pandemi COVID-19 di daerah sekaligus meminta harapannya untuk Kadin ke depan.

Dari beberapa kunjungannya ke beberapa kepala daerah tersebut, Anin juga secara terang-terangan mendapat dukungan dan doa. Bahkan, harapan untuk menjadi Ketua Umum secara aklamasi juga diungkapkan.

Adapun beberapa kepala daerah yang tercatat memberikan dukungan secara terbuka kepada Anindya Bakrie untuk menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia 2021-2026 nanti antara lain:

1. Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi

Dukungan dari Edy Rahmayadi diberikan usai Anindya Bakrie bersilaturahmi dengan Gubernur Sumatera Utara di rumah dinas Gubernur Sumut di Jalan Sudirman, Kota Medan, Selasa petang, 2 Maret 2021.

2. Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah

Musa Rajekshah, mendukung Anindya Bakrie maju dalam pemilihan Ketua Umum Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, bahkan ia berharap Anin terpilih secara aklamasi

Ijeck mengungkapkan hal positif dari sosok pengusaha nasional, Anindya Bakrie yang dinilai dapat mendukung dan membantu pemerintah pusat dan pemerintah daerah memulihkan ekonomi nasional dari imbas pandemi COVID-19 ini.

3. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

Ridwan Kamil secara pribadi mendukung penuh Anindya Bakrie maju sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia selanjutnya. Menggantikan Rosan P. Roeslani yang ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

"Saya mendukung dan mendoakan Pak Anin yang Insya Allah akan ada perhelatan munas Kadin dan tentunya ada kepengurusan baru yang dihadirkan," ujar mantan Wali Kota Bandung ini, Selasa 9 Maret 2021.

4. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Ganjar secara terang-terangan menyambut baik pencalonan Anindya Bakrie sebagai calon Ketum Kadin. Ia menilai Anin sangat pas untuk memimpin Kadin kedepan. Apalagi, selama ini Anin mempunyai kepedulian tinggi terhadap UMKM

"Kan tadi kita berbincang bagaimana sih meningkatkan ekonomi, Kadin berkomitmen untuk membantu. Karena selama ini kami dengan Kadin Jateng sudah berjalan kerja sama untuk membantu wabil khusus yang berkaitan dengan UMKM," kata Ganjar, Kamis, 4 Maret 2021.

5. Gubernur Bali, I Wayan Koster

I Wayan Koster mendoakan kepada Anindya Bakrie untuk bisa terpilih dan memimpin Kadin Indonesia ke depannya. Ia juga berpesan pada Anindya untuk membantu pemulihan perekonomian bali dan peran Kadin membantu langkah-langkah yang diambil pemerintah.

6. Gubernur NTB, Zulkieflimansyah

Zulkieflimansyah juga secara terang-terangan mendukung Anindya Bakrie untuk jadi Ketua Umum Kadin Indonesia. Terlebih Zulkieflimansyah adalah mantan ketua Kadin Daerah yang pernah berinteraksi langsung dengan Anin.

Untuk itu, ia berpesan bahwa Anin adalah figur yang tepat karena sudah paham dan pernah berinteraksi dengan kadin daerah dan bila Kadin ada di bawah kepemimpinannya akan lebih maju ke depannya.

7. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah

Mahyeldi Ansharullah merestui niat Anindya Bakrie menjadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Bahkan, dengan umur Anin yang baru 47 tahun membuatnya mendukung penuh karena semangat Sumatera Barat yang melahirkan tokoh-tokoh muda.

8. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad

Ansar Ahmad juga mendukung Anindya Bakrie menjadi Ketum Kadin Indonesia. Menurut dia, Anin cocok memimpin Kadin Indonesia 2021-2026, karena dinilai memiliki banyak pengalaman di dunia usaha dan organisasi, dan telah 15 tahun mengabdi di Kadin serta teruji mampu menyelesaikan tugas-tugas sulit.

9. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Daru

Herman Deru juga mendukung penuh pencalonan Anindya Bakrie sebagai ketua umum. Bagi Herman Deru, Anindya punya pengalaman dan salah satu kader terbaik di Kadin.

"Gerbang ekspor komoditas pertanian, baik pangan dan holtikultural, menjadi tantangan besar yang dihadapi Kadin. Kita juga meminta kepada Kadin untuk penyegerahan pembangunan pelabuhan Tangjung Carat," ujar Herman Deru.

10. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi

Yuhronur Efendi mendukung Anindya Bakrie menjadi Ketum Kadin Indonesia dan berharap Anindya bisa membangun sinergi untuk kebangkitan ekonomi Lamongan pascapandemi COVID-19.

11. Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi

Hendrar Prihadi mengatakan Anindya Bakrie, merupakan figur yang luar biasa dan sudah terlihat hasilnya selama berkiprah di Kadin Indonesia. Sehingga, dirinya ikut mendukung Anin untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum Kadin Indonesia.

Hendi berharap, di bawah kepemimpinan Anin nanti Kadin bisa mengungkit perekonomian di Jawa Tengah, khususnya di Semarang pascapandemi COVID-19.

Sementara itu, Calon Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengungkapkan tiga fokus utama yang akan diwujudkannya jika terpilih. Pertama, Anindya menginginkan Kadin bisa memajukan perekonomian Indonesia.

Ia menjelaskan, maksud dari memajukan perekonomian Indonesia adalah agar pemberdayaan daerah juga bisa berjalan dengan lancar. "Karena jika di daerah itu sukses, maka secara nasional pun pasti sukses," ujarnya.

Fokus kedua, lanjut Anin, adalah bagaimana seluruh pengusaha di Indonesia bisa merasakan kehadiran Kadin dalam setiap gerak bisnis mereka. Sehingga, Kadin Indonesia bukan saja wadah pengusaha level menengah ke atas, tapi juga level menengah ke bawah.

Lalu, yang ketiga adalah agar semua pihak baik pengusaha level menengah atas maupun menengah bawah bisa naik kelas. Para pengusaha yang sudah besar bisa semakin bersaing secara internasional, sedangkan pengusaha yang level menengah bisa semakin besar, serta mereka yang belum memulai usaha bisa segera menjadi pengusaha.

"Jadi yang naik kelas ini tujuannya mesti sama-sama. Karena bisa dibayangkan jika hanya komunitas tertentu yang berhasil atau naik kelas, tentunya isu kesenjangan dan isu ketidakberlanjutan akan semakin terjadi," ujar Anin.