Anindya Bakrie Dukung Penguatan Kelembagaan Kadin di Daerah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie hadir dalam acara pelantikan Kadin kota/kabupaten di DIY, Sabtu 29 Mei 2021. Kehadiran Anindya Bakrie yang biasa disapa Anin ini merupakan bentuk dukungan penguatan kelembagaan KADIN di daerah.

Dalam acara ini, Anin sempat melakukan diskusi dengan ketua dan pengurus Kadin di daerah Kota Yogyakarta, Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bantul. Kehadiran Anin ini didampingi oleh Ketua Kadin DIY, GKR Mangkubumi.

Dalam diskusi ini, Anin yang akan maju dalam pemilihan Ketua Umum Kadin Indonesia ini mendapatkan sejumlah masukan dari Kadin kabupaten/kota di DIY. Sejumlah masukan di antaranya tentang penyelenggaraan vaksin gotong royong hingga penguatan Kadin di daerah-daerah.

Anin menerangkan bahwa kedatangannya ke DIY sebagai bagian untuk mendukung upaya penguatan kelembagaan Kadin di daerah. Anin menuturkan jika Kadin harus diperkuat secara kelembagaan yaitu dengan kepengurusan yang solid dan kesekretariatan.

"Hari ini, dengan dilantiknya kabupaten kota oleh Gusti Mangku (GKR Mangkubumi) ini mengukuhkan bahwa memang sekarang dibutuhkan instrumen berjalan. Instrumen di dunia usaha terutama Kadin adalah kepengurusannya, kedua kesekretariatannya. Ini yang sekarang dibangun oleh Kadin DIY," kata Anin.

"Kami me-support upaya penguatan kelembagaan Kadin. Dengan lembaga yang kuat, Kadin-nya akan lebih produktif," sambung Anin.

Anin menjabarkan bahwa Kadin DIY dengan 4 kabupaten dan 1 kotanya ini sangat dinanti-nanti. Bahwa Kadin DIY menjadi semacam barometer bagi perekonomian indonesia.

"DIY sangat identik dengan SDM. Karena lembaga edukasinya sangat kuat, sehingga bila Yogyakarta itu bangkit, SDM-nya itu bisa semakin berkualitas untuk menyongsong masa depan Indonesia yang kita tahu di masa pandemi ini tak mudah," kata Anin.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel