Anindya Bakrie Pastikan VIVA Optimalisasi Aset hingga Genjot Inovasi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk atau VIVA, Anindya Novyan Bakrie menegaskan, pembenahan dan optimalisasi aset akan dilakukan demi membuat kinerja perusahaan lebih baik lagi ke depannya.

Dia mengatakan, VIVA bisa tertinggal dari para pesaingnya jika hanya sekadar bekerja saja. Sementara, dunia usaha terus melahirkan inovasi, kreativitas, dan disrupsi lebih cepat daripada yang dibayangkan.

"Jadi kalau kita tidak berbenah, kita akan tertinggal," kata Anindya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 25 Agustus 2021.

Anindya mengatakan, dalam rentang waktu 20 tahun hingga hari ini, telah banyak perubahan-perubahan signifikan di dunia, khususnya di dunia media. Di mana, penggunaan mobile/smartphone sudah sangat massif dan menjadi kebiasaan bagi banyak masyarakat, termasuk dalam hal mencari berita.

"Ingat, 20 tahun yang lalu orang masih belum marak menggunakan mobile internet. Tapi sekarang orang kalau cari berita, kita tahu bisa dari mobile phone," ujarnya.

Baca juga: BI Waspadai Harga Komoditas Naik Picu Inflasi Tinggi 2022

Anindya menambahkan, VIVA juga mesti mempunyai strategi ke depan yang ekspansif. Sehingga untuk 20 tahun ke depan atau sampai momentum peringatan Indonesia Emas di 2045 mendatang, VIVA bisa semakin bersinar.

Dia menegaskan, apabila VIVA tidak berani menatap masa depan, maka akan sangat sulit bagi VIVA untuk punya semangat. "Dan sekali lagi, pesan pertama adalah kita harus berbenah," kata Anindya.

Selain itu, Anindya juga menekankan pentingnya melakukan berbagai upaya, untuk mengoptimalisasi aset-aset yang dimiliki VIVA. Agar setidaknya, manajemen pengelolaan aset VIVA nantinya bisa lebih dibenahi, agar proses depresiasi aset yang terjadi bisa berlangsung secara perlahan-lahan.

"Kita mempunyai aset-aset yang baik, tapi aset ini setiap hari akan depreciate. Masalahnya depresiasinya ini tidak bertahap, tapi disruptif. Jadi kalau kita tidak pandai menggunakan aset seperti ANTV dan tvOne, maka akan sayang sekali," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel