Anindya Bakrie Tertarik Potensi Industri Pariwisata dan Perikanan NTB

Daurina Lestari, Satria Zulfikar (Mataram)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, kambali mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 20 April 2021.

Bagi Anindya, Lombok menjadi tempat yang sangat spesial, karena selain memiliki nuansa religius, penduduk Lombok dikenal sangat ramah.

"Orang-orangnya sangat ramah, beragama dan sopan. Saya yakin perekenomian NTB bergeliat kembali," kata Anindya Bakrie.

Sebelumnya, Anindya Bakrie bersama rombongan Kadin Indonesia meresmikan desa wisata binaan Kadin di Lombok Utara. Konsep rumah penduduk yang disulap menarik menjadi ikon baru wisata di sana.

Bulan Ramadhan ini, membuat Anindya sangat betah berada di Lombok. Pulau yang dijuluki seribu masjid ini selalu menggemakan lantunan pengajian sepanjang hari. Nuansa Ramadhan begitu kental dan hidup.

"Hari ini kami hadir kedua kali dalam dua Minggu ke Lombok, karena Lombok spesial buat kami. Bukan saja tempat yang solid mendukung kami di Munas Kadin berikutnya, tapi tempat ini penuh makna, apalagi di bulan Ramadhan," kata Anindya.

Bersama Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dan Ketum Kadin NTB, Faurani, mereka berdiskusi potensi NTB yang dapat mendongkrak perekonomian.

Anindya tertarik dengan potensi industri pariwisata dan perikanan di NTB. Selain kaya destinasi wisata, NTB dikenal memiliki kekayaan bahari. Mulai dari ikan dan lobster. Bahkan, Lombok oleh pemerintah dijadikan wilayah budidaya lobster.

"NTB ada dua hal sangat penting. Industri pariwisata dan perikanan. NTB bisa menjadi pemimpin. Kami erat berkomunikasi dengan Parekraf. Apalagi dengan adanya Mandilaka, Gili menjadi daya tarik sendiri," ujarnya.

Anindya akan berusaha mendongkrak perekonomian NTB melalui sektor-sektor yang potensial di daerah tersebut.