Anis Matta Ingatkan Komjen Sigit, Tak Mudah Jadi Kapolri Saat Pandemi

Agus Rahmat, Eka Permadi
·Bacaan 1 menit

VIVA – Komisi III DPR menyetujui Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Idham Azis yang akhir Januari ini memasuki masa pensiun. Ia diajukan Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal.

Setelah dari Komisi III, nantinya hasil ini akan dibawa ke sidang paripurna DPR, untuk mendapat persetujuan dan disahkan. Setelah itu, menunggu definitif dilantik oleh Presiden RI.

"Saya mengapresiasi pilihan Presiden dan persetujuan DPR untuk mengangkat Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri," kata Ketua Umum partai Gelora, Anis Matta melalui keterangan tertulis, Kamis, 21 Januari 2021.

Baca juga: Catatan SBY soal Drama Politik AS yang Bisa Dipetik Pecinta Demokrasi

Mantan Presiden PKS ini menambahkan, sebagai Kapolri baru, Komjen Listyo Sigit akan menghadapi situasi sulit saat bekerja di tengah pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung hampir satu tahun ini.

"Pak Sigit dan seluruh jajarannya akan bekerja dalam situasi yang sulit di tengah rakyat yang mulai lelah terhadap krisis akibat pandemi," ujarnya.

Dalam situasi seperti ini, ia berharap, mantan ajudan Presiden Jokowi itu agar fokus pada tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta penegakan hukum dan HAM.

"Polri harus fokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengembalikan keteraturan berdasarkan penegakkan hukum dan HAM. Selamat bekerja, Pak Sigit (Komjen Listyo Sigit)," katanya.

Harapan serupa juga disampaikan Wakil Ketua Partai Gelora, Fahri Hamzah. Sambil mengutip akun resmi Divisi Humas Polri (@DivHumas_Polri), Fahri menegaskan, Polri di bawah pimpinan Listyo Sigit sebagai Kapolri, hukum tidak boleh lagi hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

"Tidak boleh lagi hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, kata Komjen Listyo Sigit saat fit and proper test calon Kapolri di DPR, Rabu (20/1/2021). Saya mengucapkan selamat dan berharap... #KapolriBaru," kata Fahri Hamzah.