Anne Hathaway Dikonfirmasi akan Menjadi Pembicara B20 Summit di Bali

Fimela.com, Jakarta Aktris Hollywood, Anne Hathaway, dikonfirmasi hadir sebagai pembicara dalam acara B20 Summit Indonesia yang akan terselenggara pada 13-14 November 2022 mendatang.

Ia hadir sebagai wakil dari Badan PBB untuk perempuan, UN Women. Di acara tersebut, Anne akan berbicara dalam sesi bertema "Mempercepat transformasi ekonomi dan pertumbuhan produktivitas yang inklusif."

Namun, Anne Hathaway dikabarkan tidak datang langsung mengunjungi Bali untuk B20, melainkan akan hadir secara virtual.

Berbagi Sesi

Anne Hathaway (Sumber: Instagram/annehathaway)
Anne Hathaway (Sumber: Instagram/annehathaway)

Rangkaian acara G20 Indonesia itu tidak hanya dihadiri oleh Anne Hathaway, namun juga oleh sederet tokoh berpengaruh di dunia bisnis global.

Ia akan berbagi sesi dengan sejumlah nama seperti Anthony Tan CEO Grab, Christian Gebara CEO Telefonica Brazil, Alvin Sariaatmadja Presiden Direktur Elang Mahkota Teknologi, Deep Kapuria Chairman Hi-Tech Group, Candace Johnson Co-Founder SES and Loral-Teleport Europe. Serta didampingi oleh Jack Azagury, Group Chief Executive Strategy & Consulting, Accenture sebagai moderator.

Inklusif

Cantik memesona, Anne Hathaway berpose mengenakan cut out dress bernuansa biru kehijauan. Dress ini memiliki detail lengan tak simetris dan high slit, dipadunya dengan high heels berwarna hitam. Foto: Instagram.
Cantik memesona, Anne Hathaway berpose mengenakan cut out dress bernuansa biru kehijauan. Dress ini memiliki detail lengan tak simetris dan high slit, dipadunya dengan high heels berwarna hitam. Foto: Instagram.

Anne Hathaway telah menjadi duta UN Women sejak tahun 2016. Menurut keterangan yang tertulis di laman resmi UN Women, ibu dua anak itu dikenal sebagai pembela hak perempuan dan kaum ibu. Kedatangan Anne dalam acara B20 tentu akan membawa perspektif baru dalam memandang pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Sementara itu, Kepresidenan G20 Indonesia yang puncaknya digelar di Bali ini membawa empat isu utama, yakni Arsitektur Kesehatan Global, Transisi Energi, Transformasi Ekonomi Digital, dan Krisis Pangan.