Antartika Laporkan Kasus Pertama COVID-19, 36 Positif Terinfeksi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Antartika yang cukup dikenal sebagai salah satu benua yang jarang terjamah, baru saja melaporkan temuan kasus COVID-19 pertama. Temuan tersebut pertama kali dilaporkan pada Selasa (22/22/2020) lalu. Hal ini menjadikan virus corona sebagai sebuah pandemi global.

Dilansir Liputan6.com dari Worldofbuzz, Senin (28/12/2020) Antartika menjadi benua terakhir yang terkena virus corona. Bahkan, jumlah pasien yang tercatat dan terkonfirmasi sebanyak 36 orang.

Seluruh pasien terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut merupakan orang Chile. Yakni 26 anggota militer sedangkan 10 lainnya merupakan kontraktor sipil yang melakukan pemeliharaan di pangkalan tersebut.

Stasiun penelitian yang dioperasikan oleh tentara Chile tersebut terletak di dekat ujung semenanjung Antartika paling utara, menghadap sebuah teluk yang sering dihiasi dengan gunung es. Para personel pun telah menjalani isolasi dan dilakukan pengawasan oleh otoritas kesehatan di Magallanes, Patagonia Chili.

Peningkatan terjadi di awal musim semi

Pecahan Es di Antartika. (Liputan6/AP/Andrew Shepherd)
Pecahan Es di Antartika. (Liputan6/AP/Andrew Shepherd)

Sebelumnya para peneliti dan militer yang berada di Antartika telah berusaha dengan keras untuk mencegah masuknya virus corona dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, pembatalan akses wisata serta mengurangi aktivitas serta sejumlah staf pun dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Peneliti dari British Antartic Survey juga memperkirakan sekitar 1.000 orang dari 38 stasiun di seluruh benua Antartika telah mengamankan navigasi selama musim dingin sehingga tidak ada kasus positif. Akan tetapi peningkatan jumlah pasien positif COVID-19 terjadi pada musim semi selatan dan awal musim panas. Hal ini pula yang meningkatkan resiko terjadinya infeksi.

Kasus positif COVID-19 pertama telah dilaporkan pada pertengahan Desember 2020 saat dua orang tentara jatuh sakit. Selain itu, wilayah Magallanes menjadi sebuah willayah berpenduduk paling dekat ke Antartika dengan titik lepas landas bagi banyak kapal serta pesawat. Wilayah Magallanes kini dalam tahap waspada pandemi COVID-19.