Anthony Cheshire, Penolakan PSSI, dan Dipecat Swindon Town

·Bacaan 1 menit

VIVA – Nama Anthony Cheshire mendadak jadi perbincangan hangat publik sepakbola Indonesia. Melalui media sosial, warganet menyoroti pemecatan yang dilakukan klub Liga Inggris, Swindon Town.

Tim yang pada musim ini terdegradasi dari League One atau kompetisi kasta ketiga Inggris jadi sorotan karena melakukan pengumuman pelepasan pemain melalui laman resminya.

Bahkan Anthony Cheshire baru tahu ditendang dari tim melalui tautan pengumuman di Twitter. Dia sempat heran dengan hal itu, kemudian melakukan klarifikasi karena banyak respons dari pengikut.

"Hanya mau mengklarifikasi, tidak ada ketidaksukaan saya terhadap Swindon," tulisnya.

"Saya berharap yang terbaik untuk mereka semua. Saya yakin mereka akan bangkit lagi tahun depan."

Anthony Cheshire menjadi bagian dari tim U-18 Swindon Town pada 2018. Dia lalu mendapat kontrak profesonal pada 2019, dan setahun berselang promosi ke tim utama.

Namanya juga sudah lama jadi perhatian publik. Karena diketahui dia punya darah keturunan dari Indonesia dari sang ibu.

Ketika PSSI sedang mencari pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021, dia sempat beraksi.

Sebuah foto sedang membela Swindon Town beruji coba melawan Garuda Select diunggah. Dia juga menyertakan akun Instagram PSSI di dalamnya.

Sempat beredar kabar dia akan dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk ikut pemusatan latihan di Spanyol. Tapi sampai akhir namanya sosoknya tak kunjung hadir.

PSSI juga sempat melontarkan bantahan terkait adanya lirikan mereka kepada Anthony Cheshire. Penegasan itu dilakukan karena banyak desakan yang datang kepada mereka.

"Pemain keturunan terakhir daftarnya ada delapan. Anthony Cheshire belum masuk. Coba ditanyakan ke Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.