Anthony Joshua Vs Tyson Fury Juaranya Mirip Mike Tyson, Siapa Dia?

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dunia tinju bergemuruh usai promotor Eddie Hearn mengumumkan bahwa Anthony Joshua dan Tyson Fury telah menyetujui persyaratan dan menandatangani kontrak untuk dua pertarungan.

Anthony Joshua vs Fury adalah pertarungan tinju yang paling dinantikan saat ini. Para pecinta tinju dunia telah menunggu dengan sabar konfirmasi pertarungan sejak tahun lalu.

Joshua memegang gelar WBA (super), IBF, dan WBO sementara Fury memegang gelar WBC, yang berarti peluang untuk menjadi juara kelas berat yang tak terbantahkan akan dipertaruhkan.

Gelar itu belum pernah dipegang oleh siapa pun sejak Lennox Lewis pada 2000, setelah dia mengalahkan Evander Holyfield pada 1999 dalam pertarungan kedua mereka.

Fury yang tak terkalahkan adalah favorit untuk membawa pulang keempat sabuknya. Namun, mantan juara dunia kelas penjelajah (cruiserweight) Tony Bellew percaya jika Joshua adalah petinju yang akan membuat kekalahan pertama untuk Fury.

"Saya yakin dia adalah satu-satunya orang yang memiliki alat untuk mengalahkan Tyson Fury. Dia orang yang bisa cukup dekat, dia orang yang melepaskan pukulan yang cukup cepat," kata Bellew kepada talkSPORT.

"Dia memukul cukup keras untuk menjatuhkannya dan melukainya. Tidak ada orang lain di dunia yang memiliki keahlian seperti yang dimiliki Joshua. Tidak ada yang secara teknis setingkat dengan Joshua," sambungnya.

Mantan petinju 38 tahun itu juga mengungkapkan, Joshua memiliki kemiripan dengan legenda tinju kelas berat yang fenomenal, Mike Tyson.

Joshua menurutnya dapat menjadikan tinju kelas berat sebagai sorotan dunia lagi, sama seperti Mike Tyson ketika berada di puncak kejayaaanya.

"Saat ini. Tidak ada nama yang lebih besar dalam olahraga tinju selain Joshua. Orang ini bisa menarik 100.000 penonton. Dia fenomenal. Dia bisa membawa tinju kembali ke level atas. Karena tinju belum pernah dibawa ke sana sejak Mike Tyson," ucapnya.

“Mike Tyson adalah tokoh polarisasi terakhir yang benar-benar membuat dunia bergairah. Joshua semakin mendekati level Tyson, dan Fury perlahan-lahan mengejar di belakangnya," jelas Bellew.

Sementara itu, terkait jadwal pertarungan, kemungkinan bakal berlangsung Juni-Juli 2021 untuk yang pertama dan pertandingan ulang digelar sekitar bulan November-Desember 2021.

Adapun pembagian bayaran akan dibagi rata antara Fury dan Joshua dengan sistem bagi hasil 50-50. Namun, di duel kedua, akan sedikit menguntungkan bagi pemenang laga pertama dengan persentase 60-40.