Antibodi Ayam Bisa Lindungi Manusia dari COVID-19

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ilmuwan Amerika Serikat (AS) sedang siap-siap melakukan uji coba obat pencegah Virus Corona COVID-19 yang melibatkan antibodi ayam. Mereka menemukan ayam mampu meningkatkan kekebalan saat bertemu Virus SARS-CoV-2.

Dikutip dari laman Metro, Selasa, 17 November 2020, produksi antibodi yang berlebihan pada unggas tersebut kemudian dapat diturunkan ke telurnya. Tim peneliti dari Stanford University dan Perth Linear Clinical Research percaya bahwa ini dapat digunakan manusia.

Baca: Pesan Menteri Cegah COVID-19: Jangan Kendor Protokol Kesehatan

Ilmuwan menciptakan semprotan tetes hidung dari antibodi ayam atau imunoglobulin Y, yang kemudian dapat dihirup manusia ketika berada di dekat virus. Idenya adalah semprotan hidung akan memberi perlindungan terhadap protein COVID-19. Tim tengah melakukan uji klinis fase pertama untuk menguji keefektifannya.

Uji coba melibatkan 48 orang di Australia dan diharapkan selesai pada akhir tahun ini. Semprotan hidung ini bukanlah vaksin, sehingga tidak akan memberi perlindungan dalam jangka panjang, dan hanya sebagai perisai sementara.

"Tidak seperti vaksin tradisional yang cara kerjanya merangsang sistem kekebalan seseorang dan secara permanen akan mengenal dan melawan COVID-19 dengan memproduksi antibodi untuk melawannya," ujar ilmuwan Daria Mochly Rosen.

Obat tetes hidung ini tidak akan menggantikan vaksin dan masyarakat masih harus tetap menggunakan masker, menjaga jarak sosial dan kebiasaan mencuci tangan. "Tapi mereka memainkan peran dalam menjaga keamanan, sementara komunitas medis dan pemerintah di seluruh dunia membuat berbagai macam hal untuk setop pandemi," tuturnya.