Antisipasi Banjir, Pengguna Transportasi Diminta Aktif Lihat Medsos

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Akibat bencana banjir yang terjadi beberapa hari ini, penyelenggaraan transportasi perkotaan di Jabodetabek menjadi salah satu sektor yang terdampak secara langsung. Beberapa layanan transportasi khususnya yang berbasis jalan sempat dihentikan sementara atau dilakukan pengalihan akibat terhambat banjir.

Mengingat kondisi cuaca ekstrim masih mungkin terjadi pada beberapa hari ke depan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menghimbau masyarakat bisa lebih aktif mengakses semua informasi terkait pelayanan transportasi di ranah media sosial (medsos).

"Dengan demikian masyarakat akan dapat melakukan antisipasi terlebih dahulu jika terdapat gangguan penyelenggaraan transportasi, sehingga dapat mengambil keputusan lebih dini jika harus bermobilitas," ujar Direktur Prasarana BPTJ Edy Nursalam, Senin (22/2/2021).

Edy menyebutkan, BPTJ telah memerintahkan semua operator penyelenggara transportasi di Jabodetabek untuk cepat tanggap menyampaikan informasi ke publik jika terjadi gangguan pelayanan akibat bencana banjir dan cuaca buruk akhir akhir ini.

Menurut dia, transportasi publik merupakan bagian dari pelayanan publik maka wajib secara cepat diinformasikan kepada publik jika ada masalah dalam pelayanan, sekalipun disebabkan karena bencana alam.

"Untuk itu kami telah menyampaikan kepada segenap operator transportasi untuk mengindahkan hal ini," tegas Edy.

Adapun untuk kanal-kanal informasi layanan penyedia sarana dan prasarana transportasi yang dapat diakses diantaranya adalah akun media sosial PT KCI (@commuterline) dan akun twitter resmi layanan pelanggan PT KAI (@KAI121).

Untuk MRT Jakarta, masyarakat dapat mengakses melalui akun twitter @mrtjakarta, dan untuk PT TransJakarta melalui @pt_transjakarta.

Pengguna Jalan Tol

Sebuah truk melintasi banjir yang menggenangi Jalan Tol JORR di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Banjir terjadi akibat luapan Kali Serua yang berada di pinggir jalan tol. (merdeka.com/Arie Basuki)
Sebuah truk melintasi banjir yang menggenangi Jalan Tol JORR di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Banjir terjadi akibat luapan Kali Serua yang berada di pinggir jalan tol. (merdeka.com/Arie Basuki)

Sementara untuk pengguna jalan tol, masyarakat dapat mengakses informasi melalui akun twitter resmi lalu lintas penyelenggara jalan tol yaitu @ptjasamarga. Pengguna transportasi Jabodetabek juga dapat mengakses informasi melalui akun Instagram BPTJ @bptjkemenhub.

Di sisi lain Edy menambahkan bahwa pada dasarnya penyelenggaraan transportasi perkotaan di Jabodetabek tidak boleh sama sekali terhenti meski terjadi banjir. Oleh karenanya, BPTJ telah menerjunkan tim yang bersama dengan instansi lain saat ini tengah melalukan pemetaan wilayah yang berpotensi rawan terjadi gangguan pelayanan transportasi jika terjadi banjir, termasuk bagaimana mengkoordinasikan langkah antisipasinya.

"BPTJ hari ini telah melakukan rapat koordinasi melibatkan semua Dishub Pemprov / Pemkot / Pemkab se-Jabodetabek serta para operator transportasi. Kami sepakat untuk siap siaga mengantisipasi kemunginan dampak cuaca buruk beberapa hari ke depan terhadap transportasi," tandasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: