Antisipasi Efek Samping Vaksinasi Covid-19, Pemprov DKI Siapkan 21 RS Rujukan

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi vaksin corona, vaksin covid-19. Kredit: fernando zhiminaicela via Pixabay

Liputan6.com, Jakarta Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan pihaknya telah menyediakan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi timbulnya efek samping usai vaksinasi Covid-19.

"Kita siapkan 21 rumah sakit (RS) rujukan, perawatan sekiranya ada masalah di lapangan," kata Widyastuti dalam diskusi virtual, Kamis (14/1/2021).

Kendati begitu, Widyastuti menyebut sumber daya manusia (SDM) di setiap fasilitas kesehatan telah berpengalaman mengantisipasi kejadian pasca vaksinasi Covid-19. Selain itu, para vaksinator yang bertugas secara rutin menjalani pelatihan.

"Kita bersama Kemenkes berikan pembekalan kepada lebih 1.400 orang yang siap berikan layanan imunisasi," ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, sebanyak ratusan fasilitas kesehatan telah siap untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. Jumlah tersebut telah tersebar di enam kota/kabupaten DKI Jakarta.

"Terdapat 488 faskes di DKI Jakarta yang telah didaftarkan P-Care BPJS sebagai pelaksana imunisasi Covid-19, sesuai persyaratan yang telah ditetapkan," jelasnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Nakes Sudah Mulai Divaksin

Sementara itu, Widyastuti menyatakan sejumlah tenaga kesehatan di Jakarta sudah mulai menerima vaksinasi Covid-19. Kata dia, pelaksanaan vaksin telah dilakukan di sejumlah rumah sakit (RS) ataupun puskesmas.

"DKI Jakarta beberapa RS dan teman-teman RS sudah berikan vaksinasi. Jadi hari ini sudah dimulai vaksinasi di beberapa RS dan Puskesmas di DKI Jakarta," ucap dia.

Dia menyebut sejumlah RS yang telah melakukan vaksinasi misalnya RSCM, Jakarta Pusat hingga RSUD Cengkareng, Jakarta Barat. Untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut diberikan kepada tenaga kesehatan yang telah melakukan registrasi ulang.

"Kami mengikuti aturan yang ada, nakes yang mendapatkan kesempatan untuk di vaksin mendapatkan sms plus pemberitahuan. Kemudian teman-teman nakes akan melakukan registrasi ulang melalui aplikasi peduli," jelas Widyastuti.

Saksikan video pilihan di bawah ini: