Antisipasi Kebakaran, Lapas Cikarang Gelar Simulasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang melakukan pelatihan pencegahan dan simulasi kebakaran bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Simulasi ini diikuti oleh seluruh petugas lapas dan warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang, Xaverius Essau Gustaf Johannes mengatakan kegiatan ini sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini gangguan keamanan dan tata tertib, serta penanggulangan bencana di lingkungan lapas.

"Simulasi ini diikuti oleh pejabat struktural dan seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Cikarang, yang juga melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)," kata Johannes dalam keterangannya, Sabtu (25/9/2021).

Ia berujar, pelatihan diawali dengan pembekalan materi tentang unsur api, proses terjadinya api dan klasifikasi api. Pada kegiatan ini juga disampaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan perawatan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

"Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan terkait penggunaan dua jenis alat pemadam kebakaran, yaitu secara modern dan tradisional," papar Johannes.

Para petugas dan warga binaan, kata dia, antusias mengikuti pelatihan simulasi tersebut. Petugas dilatih teknik memadamkan api menggunakan APAR (cara modern) dan karung goni (cara tradisional).

Sebelum digunakan, petugas Dinas Damkar Kabupaten Bekasi telah lebih dulu melakukan pengecekan dan uji kelayakan seluruh APAR di Lapas Kelas IIA Cikarang.

"Dengan adanya kegiatan simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan petugas dan warga binaan, untuk dapat menghindari serta menyelamatkan diri dalam keadaan bahaya darurat," tandasnya.

Pengecekan Instalasi Listrik

Diketahui, simulasi kebakaran yang digelar pihak Lapas Kelas IIA Cikarang berdasarkan arahan Menteri Hukum dan HAM, pascainsiden kebakaran di Lapas Tangerang yang menewaskan puluhan warga binaan.

Selain melakukan simulasi, pihak lapas juga rutin melakukan pengecekan instalasi listrik untuk meminimalisir resiko kebakaran.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel