Antisipasi Kelangkaan Pangan, Sistem Tanggap Darurat Disiapkan

Liputan6.com, Jakarta : Kementerian Perdagangan akan menetapkan sistem tanggap darurat (emergency respons) untuk mengantisipasi kelangkaan produk pangan segar ketika mengalami kendala dalam pendistribusian seperti masalah cuaca.

"Yang jadi kunci adalah cuaca buruk karena distribusi karena beberapa komoditi produk segar seperti buah, daging ayam, cabai, dan telur akan terganggu," kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisna Murthi di Kantornya, Senin (4/2/2013).

Menurut Bayu, jika bahan pangan segar tersebut terganggu dalam pendistribusiannya maka akan terjadi kelangkaan dan berpengaruh pada harga yang akan meningkat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjut dia, pihaknya akan melakukan intervensi pendistribusian bahan pangan segar, dengan menggunakan alat transportasi yang memiliki kemampuan andal.

"Yang kami lakukan adalah  sekiranya setelah respon emergensi kalo ada gangguan distribusi segera kita lakukan intervensi dalam jangka waktu 6 jam-12 jam bisa teratasi," ungkap Bayu. (Pew/Ndw)