Antisipasi Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga Berlakukan Contraflow di KM 61

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Jasa Marga memberlakukan contraflow dari KM 61 hingga KM 47 ruas jalan tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta untuk mengantisipasi kepadatan. Adapun ini bentuk diskresi dari pihak Kepolisian.

"Contraflow diberlakukan dari Km 61 hingga Km 47 arah Jakarta pada pukul 15.05 WIB," demikian keterangan tertulis dari Jasa Marga, Minggu (2/1/2022).

Adapun, Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area.

"Selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan," demikian.

Informasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android.

310.193 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Sebelumnya, PT Jasa Marga mencatan sebanyak 310.193 kendaraan meninggalkan Jabotabek menjelang Tahun Baru 2022 pada 30-31 Desember 2021. Angka tersebut merupakan akumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa arah Merak, GT Ciawi arah Puncak, dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama arah Trans Jawa dan Bandung.

Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini turun 1,8 persen jika dibandingkan waktu normal periode November 2021 dengan total 315.978 kendaraan.

Heru merinci sebanyak 151.577 kendaraan menuju arah Timur yaitu Trans Jawa dan Bandung, 86.814 kendaraan menuju arah Barat yaitu Merak, dan 71.802 kendaraan menuju arah Selatan yaitu Puncak.

"Untuk arus lalin menuju arah timur, lalin yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, tercatat dengan jumlah 78,329 kendaraan, turun sebesar 6,6 persen dari lalin normal," kata Heru seperti dikutip dari Antara, Minggu (2/1/2022).

Sedangkan lalin yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 73,248 kendaraan, turun sebesar 9,5 persen dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 155.577 kendaraan, turun sebesar 8,1 persen dari lalin normal.

Untuk arus lalin menuju arah barat, lalin yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 86.814 kendaraan, turun 25,9 persen dari lalin normal.

Untuk arus lalu lintas menuju arah selatan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 71.802 kendaraan, turun sebesar 18,3 persen dari lalin normal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel