Antisipasi Kepadatan Pemudik di Jalur Nagreg, Polisi Siapkan Skenario One Way

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menyiapkan skenario one way atau buka tutup jalan di jalur mudik kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung menuju Kabupaten Garut. Kebijakan itu diberlakukan jika kepadatan kendaraan sudah parah.

Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo menjelaskan, anggota yang bertugas di pos pengamanan akan meninjau secara berkala kepadatan kendaraan dan kelancaran arus lalu lintas.

Jika kendaraan yang menuju selatan atau dari arah Jakarta maupun Bandung ke Nagreg/Garut lebih padat, sedangkan arah sebaliknya tidak padat, maka sistem buka tutup jalan atau one way diberlakukan.

"Disesuaikan dengan kondisi kendaraan, nanti seandainya kendaraan dari Jakarta ke Garut cukup meriah, bisa jadi one way. Gang-gang kecil juga ditutup," kata dia.

Ia berharap, sistem itu diberlakukan tak memakan waktu lama. Ketika kepadatan mulai terurai, sistem lalu lintas dua arah kembali diterapkan.

"Pemberlakuannya tidak terjadwal, jadi sesuai kondisi di lapangan saja. Kita koordinasi dengan pos pengamanan," terang dia.

Peningkatan Jumlah Kendaraan Belum Signifikan

Sejauh ini, berdasarkan data yang diterimanya, kendaraan yang keluar di Gerbang Tol Cileunyi dari arah Jakarta relatif lancar. Peningkatan yang belum signifikan sejak H-10 hingga H-5 Lebaran. Namun, kewaspadaan ditingkatkan karena sudah mendekati periode puncak arus mudik.

Selama lima hari itu, jumlah kendaraan yang keluar berada di angka 22 ribu hingga 30 ribu per hari. Sementara di Gerbang Tol Soreang, di periode yang sama, angka kendaraan yang melintas 10 ribu hingga 12 ribu per hari.

"Belum ada peningkatan signifikan untuk keluar Gerbang Tol Cileunyi. Di Gerbang Tol Soreang juga sama, masih fluktuatif," kata dia.

Kondisi di gerbang Tol Cileunyi pun hampir serupa. Kepadatan yang terjadi tidak parah. Antrean kendaraan belum memanjang.

Di sisi lain, pihaknya pun menyiapkan tempat parkir khusus untuk kendaraan besar sumbu tiga yang sudah terlanjur melintas saat kepadatan kendaraan terjadi. "Seandainya ada kendaraan besar, maka kita siapkan kantung-kantungnya di Jalan Cicalengka lama, itu bisa untuk tempat parkir," pungkasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel