Antisipasi Lonjakan COVID-19 Pasca Lebaran, Menkes Siapkan Ini

·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin memastikan, pemerintah telah bersiap untuk mengantisipasi adanya kemungkinan lonjakan kasus yang terjadi pasca libur Lebaran kali ini. Beberapa upaya yang telah dilakukan ialah memastikan ketersediaan tempat tidur perawatan pasien COVID-19 dan ICU di rumah-rumah sakit di Indonesia.

Secara nasional, tempat tidur yang tersedia untuk perawatan atau isolasi pasien COVID-19 sebanyak 70 ribu unit. Saat ini, sebanyak kurang lebih 20 ribu unit telah terisi sehingga masih terdapat cadangan sebesar 50 ribu unit tempat tidur perawatan atau sebesar 250 persen dari keterisian tempat tidur perawatan.

"Mudah-mudahan pasca liburan panjang kenaikannya tidak akan setinggi itu sehingga cadangan ruangan tempat tidur baik isolasi maupun ICU yang ada tidak usah sampai penuh," kata Menkes, dalam keterangan persnya.

Demikian juga mengenai tempat tidur ICU, secara nasional tersedia 7.500 tempat tidur ICU. Per Minggu (16/5) kemarin sebanyak 2.500 unit telah digunakan sehingga kapasitas tambahan yang tersedia saat ini ialah sekitar 200 persen dari tingkat keterisian.

"Kami juga memastikan obat-obatan kami lengkapi, stok-stok obat-obatan di rumah sakit sudah kami isi, demikian juga tenaga kesehatan sudah kami siapkan," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bersiap melakukan sejumlah langkah antisipasi dengan mendata seluruh kapasitas tempat tidur di seluruh faskes di Indonesia, pendataan farmasi dan alat kesehatan serta melakukan pendampingan ketat pada daerah yang terindikasi terjadi tren kenaikan kasus.

“Tugas kami adalah mempersiapkan kondisi terburuk, saya merasa dan berharap Insya Allah ini tidak terjadi, tetapi kalaupun terjadi peningkatan penularan kita ingin melakukan antisipasi agar kita tidak kaget. Sejak Januari yang penting diantisipasi adalah kesediaan tempat tidur RS, kesiapan obat-obatan dan fasilitas lainnya yakni oksigen,” ujar Budi Gunadi, beberapa waktu lalu.

Menkes meminta kepada seluruh kepala daerah untuk turut melakukan langkah antisipasi sekaligus pencegahan agar tidak terjadi kenaikan kasus COVID-19 yang tinggi pasca libur panjang lebaran.

Adapun 8 daerah yang mengindikasikan peningkatan keterisian ruang perawatan dan ruang ICU khusus COVID-19 diantaranya Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Lampung dan Nusa Tenggara Timur.

“Beberapa provinsi jauh lebih tinggi kasusnya, ini yang harus menjadi perhatian kami Pemerintah Pusat dan harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Kepada Gubernur, Bupati dan Walikota tolong ini dijaga,” kata Budi Gunadi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel