Antisipasi Macet, Polres Cianjur Lakukan Sistem Satu Arah Menuju Bogor Malam Ini

Merdeka.com - Merdeka.com - Polres Cianjur, Jawa Barat, menerapkan sistem satu arah menuju Bogor pada Sabtu (14/5) petang. Kebijakan ini sebagai langkah antisipasi macet total di jalur Puncak seiring tingginya volume kendaraan dari kedua arah dengan tujuan daerah wisata.

KBO Lantas Polres Cianjur, Iptu Yudistira mengatakan, volume kendaraan dengan tujuan daerah wisata sudah meningkat sejak pagi. Sehingga terlihat antrean kendaraan di sejumlah titik terutama di jalur menuju obyek wisata di kawasan Puncak-Cipanas.

"Libur panjang akhir pekan kali ini, antrean kendaraan sudah terlihat sejak pagi, sehingga rekayasa arus sempat dilakukan agar tidak terjadi macet total. Namun, menjelang petang antrean dengan laju tersendat terus memanjang, sehingga diberlakukan sistem satu arah," katanya di Cianjur, Sabtu (14/5).

Penerapan sistem satu arah menuju Bogor dilakukan setelah berkoordinasi dengan Polres Bogor, sifatnya situasional setelah antrean mencair di jalur Puncak, sistem akan kembali normal dari kedua arah.

Dia menjelaskan untuk penerapan sistem ganjil genap pasca libur lebaran di jalur Puncak kembali diberlakukan untuk menekan volume kendaraan dari luar kota, serta sebagai upaya mengantisipasi terjadinya macet total pekan pertama setelah libur panjang hari raya.

"Masih berlaku sistem ganjil genap, sehingga ini harus menjadi perhatian pengemudi dengan tujuan Puncak-Cianjur. Kita juga masih menyiagakan tim pengurai macet sebagai upaya antisipasi dan sosialisasi terkait hal tersebut kita sebar di media sosial," ujar Yudistira seperti dilansir dari Antara.

Pihaknya mengimbau pengguna jalan atau pendatang dengan tujuan tempat wisata di Puncak-Cianjur, harus memperhatikan nopol kendaraan sebelum melakukan perjalanan harus sesuai dengan tanggal pada hari tersebut. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel